AYOJAKARTA.COM - Pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai terus menunjukkan perkembangan positif.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan jalur transportasi massal tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di ibu kota.
Rute sepanjang 6,4 km ini diproyeksikan bisa melayani hingga 80.000 penumpang setiap harinya.
Bahkan LRT Jakarta Fase 1B ini, nantinya juga akan terintegrasi langsung dengan KRL, Transjakarta, sampai KA Bandara.

Hal ini tentunya membuat warga Jakarta semakin mudah untuk menggunakan transportasi umum, tanpa bergantung dengan kendaraan pribadi.
LRT Jakarta Fase 1B ini menghadirkan akses yang lebih cepat dan mudah bagi masyarakat di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome - Manggarai ini terus dikebut secara terukur.
Hingga minggu pertama Mei 2026, progres secara keseluruhan sudah mencapai 92,67 persen.

Proyek transportasi umum ini, diyakini akan membuat perpindahan antar moda menjadi lebih mudah dan efisien bagi masyarakat yang setiap hari beraktivitas di Jakarta.
Dengan kapasitas angkut yang besar, LRT Jakarta Fase 1B ini juga diharapkan mampu memberikan alternatif transportasi yang nyaman, cepat, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Sebagai informasi, pada Kamis (30/4) lalu, LRT Jakarta sudah melakukan pengujian sarana dan prasana sepanjang 3,6 km.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keandalan sistem persinyalan, komunikasi, dan kelistrikan.
Pengembanga LRT Jakarta ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju dan berkelanjutan. ***
Share this article
Rute LRT Jakarta Fase 1B sepanjang 6,4 km ini diproyeksikan bisa melayani hingga 80.000 penumpang setiap harinya.