AYOJAKARTA.COM - Kepanikan sempat melanda Rumah Sakit Pengayoman di area Lapas Cipinang, Jakarta Timur, pada Senin pagi (1/12).
Api yang berasal dari gudang alat tulis kantor (ATK) di lantai dua membuat alarm kebakaran meraung keras sekitar pukul 07.10 WIB.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh pasien telah selamat dan layanan rumah sakit kembali normal dalam waktu singkat.
Menurut Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik dari ruang arsip atau gudang penyimpanan ATK.
Sejumlah pegawai sebenarnya telah mencoba memadamkan api menggunakan APAR dan hydrant gedung, namun api terlanjur membesar.
Melihat kondisi kian parah, pihak rumah sakit langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Gulkarmat. Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan 60 personel kemudian dikerahkan ke lokasi.
Proses pemadaman dimulai pukul 07.31 WIB dan api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 08.31 WIB. Muchtar menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Raka, petugas kebersihan RS Pengayoman yang menjadi saksi awal, mengatakan ia mencium aroma gosong sebelum melihat kepulan asap pekat dari gudang di lantai dua.
Meski sempat berusaha memadamkan api, langkah tersebut tidak berhasil dan ia langsung melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
"Mulanya terlihat kepulan asap tebal dari dalam gudang. Kami mencoba memadamkan menggunakan APAR dan hydrant, tetapi tidak berhasil. Untuk itu, kami segara melaporkan kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran," ujar Raka, dilansir dari Website Berita Resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Di sisi lain, evakuasi pasien berjalan cepat dan terkoordinasi. Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan DKI Jakarta, Rita Aprianti, menyebut sebanyak 28 pasien langsung dipindahkan ke ruang aman di sekitar gedung.
Baca Juga: Mengenal 'Lahan Basah' Pelindung Alami Kota Jakarta dari Banjir dan Risiko Iklim
Para petugas medis dan keamanan bergerak cepat memastikan seluruh pasien berada dalam kondisi aman. Meski sebagian area gudang terdampak, manajemen RS Pengayoman memastikan layanan kesehatan tetap berjalan normal.
Fasilitas utama tidak mengalami kerusakan berarti, sehingga seluruh pelayanan masih dapat diakses seperti biasa. Para pasien yang dievakuasi juga telah mendapatkan ruang perawatan sementara tanpa mengganggu standar layanan.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, area kebakaran telah dipasangi garis polisi. Tim Inafis dan Puslabfor Polri telah dikerahkan untuk memastikan penyebab teknis dari kebakaran ini.
Pihak rumah sakit berharap kondisi dapat sepenuhnya pulih dalam waktu dekat. Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi situasi darurat di fasilitas publik.***
Share this article
Kebakaran gudang ATK RS Pengayoman diduga akibat korsleting. Sebanyak 12 mobil damkar dikerahkan dan 28 pasien dievakuasi. Api padam dalam satu jam, tanpa korban, layanan rumah sakit tetap normal.