AYOJAKARTA.COM - Kegiatan Panen Raya Serentak yang digelar di wilayah Jakarta Timur mencatat hasil signifikan dengan total produksi mencapai 6,5 ton komoditas sayur mayur dan perikanan.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Kegiatan Panen Raya Serentak ini dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono di Greenhouse Agro Eduwisata Pulogebang, Cakung, Senin (30/3).
Pengembangan urban farming, mulai dari kendala teknis hingga upaya menarik partisipasi masyarakat dan dukungan CSR turut menjadi sorotan dalam kegiatan ini.
"Bagaimana tantangan di lapangan, serta upaya kader dalam mengatasinya dan menarik keterlibatan masyarakat maupun CSR menjadi hal penting agar program ini terus berkembang," ujarnya.
Panen Raya Serentak ini dilaksanakan di 423 lokasi yang tersebar di berbagai titik.
Mulai dari pekarangan warga, kelompok tani (Poktan), lahan tidur, RPTRA, gedung perkantoran, sekolah, hingga rumah susun.
"Hasil panen di Jakarta Timur mencapai kurang lebih 6,5 ton. Ini menunjukkan potensi besar urban farming dalam mendukung ketahanan pangan," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
Munjirin lantas berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan dan dtingkatkan frekuensinya.
Langkah tersebut dilakukan agar mampu memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
Berikut rincian total hasil panen di Jakarta Timur:
- 3.428 kilogram sayuran
- 2.134 kilogram hasil perikanan
Baca Juga: Ini 7 Motor Matic Terbaik yang Cocok untuk Jalanan Padat dan Macet Jakarta
- 403 kilogram buah-buahan
- 262 kilogram tanaman pangan
- 243 kilogram cabai
- 49 kilogram tanaman obat keluarga (Toga).***
Share this article
Panen Raya Serentak ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.