CILINCING, AYOJAKARTA.COM - Jajaran Kelurahan Rorotan memetakan titik rawan genangan menjelang puncak musim hujan. Tercatat ada 16 lokasi berpotensi genangan di kawasan permukiman warga di 12 RW dan Jl Raya Cakung Cilincing.
Lurah Rorotan, Idgham Mugabe menjelaskan, pemetaan titik rawan genangan sudah dilakukan pihaknya bersama warga. Hal ini sebagai upaya mitigasi bencana seperti banjir.
AYO BACA : Jakarta Pusat Perbaiki Sistim Drainase Cegah Banjir
"Jadi kita sudah petakan titik kerawanan dan upaya antisipasi yang perlu dilakukan. Termasuk mitigasi bencana," kata Idgham dikutip dari Beritajakarta.id, Sabtu (24/10/2020).
Idgham menjelaskan, 16 lokasi rawan genangan tersebut yakni, Kampung Sepatan RT 03/05, Kampung Bedeng RT 11/05, Jl Babek TNI RW 04, Jl Ujung Aspal/ Rorotan 6 RT 12/05, Kompleks Perla RW 04, Jl Rorotan 2 RW 10, Jl Rorotan IX RW 07 dan Jl Malaka 1 RW 12.
AYO BACA : Antisipasi Banjir, 45 Personel Pasukan Biru Jakarta Pusat Kuras 3 Titik Saluran
Kemudian di Jl Malaka Bulak RW 13, Jl Sungai Kendal RW 08, Jl Karang Tengah RW 08, Jl Karang Tengah RW 09, Jl Malaka 3 RT 12/06, Kompleks Green Garden RW 01, 02, dan RW 03, serta Jl Cakung Cilincing depan pintu Tol Rorotan.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG, diperkirakan curah hujan tertinggi saat musim hujan diprediksi terjadi antara November 2020 hingga Januari 2021. Sebelum puncak musim hujan terjadi, pihak kelurahan telah berupaya memaksimalkan fungsi saluran dengan melakukan pembersihan dan pengurasan.
Sebagai langkah teknis, pihaknya akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) dan Sudin Bina Marga. Kemudian, mengantisipasi bencana bersama pihak terkait seperti puskesmas, Sudin Sosial dan Satpol PP yang siaga melakukan penanggulangan.
"Kami juga bahas kesiapan pembuatan Posko Siaga Bencana kelurahan dan penetapan posko pengungsian bila terjadi bencana," imbuhnya.

Share this article
Lurah Rorotan, Idgham Mugabe menjelaskan, pemetaan titik rawan genangan sudah dilakukan pihaknya bersama warga. Hal ini sebagai upaya mitigasi bencana seperti banjir.