TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM - Lahan yang terbatas tidak jadi penghalang untuk bertani di perkotaan. Seperti yang dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Utara. Mereka mengoptimalkan lahan terbatas melalui integrasi pertanian dan perikanan.
Kasudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, dengan integrasi pertanian dan perikanan atau yang dikenal dengan sistem minapadi, menjadi solusi yang tepat di lahan yang serba terbatas.
AYO BACA : PEMBUKAAN KARTU PRAKERJA GELOMBANG 11: Siapkan 11 Dokumen Ini!
"Kami berinisiatif membuat miniatur percontohan sistem minapadi di lahan seluas 30 meter persegi. Jenis bibit padi yang ditanam adalah varietas lokal kemuning karena lebih tahan terhadap serangan hama penyakit dan hanya membutuhkan waktu 120 hari panen," ujar Unang dilansir utara.jakarta.go.id, Selasa (20/10/2020).
Selain penanaman padi, dalam sistem ini juga dibuat budidaya ikan di satu lahan yang sama. Dengan adanya sistem ini, bisa menjadi sebuah solusi keterbatasan lahan dan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
AYO BACA : Warga Kelurahan Gedong Pasar Rebo Patungan untuk Disinfektan Mandiri
"Ke depannya, kelompok binaan pertanian bersama PKK Jakarta Utara bisa melakukan bazar dan berinteraksi dengan masyarakat yang bergerak dibidang urban farming, gang hijau, dan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Utara Suni Sigit Wijatmoko, mengatakan, sistem minapadi dilahan terbatas menjadi suatu terobosan yang akan dikembangkan di lokasi lain.
"PKK akan berkolaborasi dengan RPTRA yang merupakan laboratorium PKK untuk membuat duplikasi sistem minapadi di lahan kosong yang masih tersedia. Kita akan memberdayakan warga sekitar," kata Suni.
Setelah pandemi berakhir, ia akan melibatkan anak-anak TK dan SD dalam kegiatan tanam padi sebagai bentuk edukasi pengenalan tanaman padi dan ketahanan pangan keluarga.
"Ini pertama kalinya saya menanam padi dan memang tidak mudah karena ada tekniknya seperti pengaturan jarak tanam dan sebagainya. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir sehingga kita bisa melanjutkan kegiatan ini," pungkasnya.
AYO BACA : Update Covid-19 Kabupaten Bogor, 40 Tambahan Kasus Positif dan 50 Sembuh
Share this article
"Kami berinisiatif membuat miniatur percontohan sistem minapadi di lahan seluas 30 meter persegi. Jenis bibit padi yang ditanam adalah varietas lokal kemuning karena lebih tahan terhadap serangan hama penyakit dan hanya membutuhkan waktu 120 hari panen," ujar Unang dilansir utara.jakarta.go.id, Selasa (20/10/2020).