AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok atau BMKG Priok menyampaikan peringatan dini petensi banjir ROB di wilayah Pesisir Jakarta Utara.
Peringatan dini potensi banjir rob ini berlaku mulai 1-10 Desember 2025.
Akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon) yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.
"Waspada dengan kenaikan air laut yang bisa masuk ke pemukiman, jalan, dan tempat umum," tulis BMKG Priok.
Baca Juga: HORE! Pasar Murah HBKN Natal dan Tahun 2026 Hadir Lagi di Jakarta, Catat Tanggal dan Lokasinya
Adapun berikut 11 titik wilayah antisipasi terhadap potensi banjir rob yang dirilis oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta:
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
Baca Juga: Peran BRI dalam Mengembangkan Batik Siger sebagai Ikon Budaya Lampung
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
Disampaikan bahwa puncak pasang maksimum akan terjadi pada pukul 07.00-13.00 WIB.
Sebagi informasi, terjadinya banjir rob ini bisa berdampak pada terganggungnya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.
Baca Juga: Kerjasama Pemprov Jabar dan PT KAI akan Hadirkan Kilat Pajajaran, Gambir-Bandung Hanya 1,5 Jam?
Mulai dari aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, dan perikanan darat.
BMKG Priok mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah pesisir atau dekat pantai untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langah antisipasi.
Jangan sampai lengah sebab banjir rob bisa datang kapan saja.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan warga di wilayah rawan banjir rob:
1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut.
2. Menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat pasang tinggi.
3. Memastikan sistem drainase di sekitar rumah berjalan dengan baik untuk menghindari genangan air.
4. Mengikuti informasi dan peringatan dini dari BMGK terkait kondisi cuaca dan potensi banjir rob.***

Share this article
Berikut adalah 11 titik wilayah rawan banjir rob di pesisir Jakarta Utara dan langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh warga.