TEBET, AYOJAKARTA.COM – Sebuah kapal penumpang mengalami mati mesin di perairan barat Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Selasa (8/9/2020). Akibat dari mesin mati, kapal tersebut hampir karam (tenggelam).
Untungnya, petugas Sektor 7 Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu datang untuk mengevakuasi kapal.
Kepala Sektor 7 Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Buang Miharja, mengatakan kapal tersebut membawa wisatawan. Kapal mengalami kerusakan mesin saat hendak menuju Pulau Kotok dari Dermaga Pulau Pramuka.
AYO BACA : Dosen UNJ Edukasi Warga Pulau Pari Soal Konflik & Pendaftaran Hak Atas Tanah
"Kapal sempat terombang-ambing di tengah laut hampir satu jam. Kami kerahkan delapan petugas dari pos Pulau Karya berikut satu unit kapal rescue," jelasnya, dilansir dari beritajakarta.id, Selasa (8/9/2020).
Sampai di lokasi kejadian, kata Buang, petugas segera mengevakuasi kapal sekaligus penumpang dan awak kapal. "Dua anak buah kapal (ABK) dan lima wisatawan berhasil diselamatkan menuju Pulau Karya," jelasnya.
Kejadian serupa ternyata bukan hanya terjadi kali ini saja, kapal pengangkut wisatawan di Kepulauan Seribu seringkali mengalami kerusakan yang dapat membahayakan nyawa penumpang di kapal tersebut. Pada Senin (6/7/2020), kapal ojek hampir tenggelam di Perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan.
Kepala Sektor 8 Kepulauan Seribu Selatan Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Eko Mahendro, mengatakan, untuk mengevakuasi kapal tersebut pihaknya mengerahkan enam petugas Pos Damkar Pulau Tidung dan dua petugas Pos Damkar Pulau Pari, serta satu unit rescue boat dengan pompa apung untuk menyedot lambung kapal yang terendam air.
"Setelah berhasil mengeringkan lambung kapal yang penuh air, kapal kita evakuasi ke Pulau Tidung," jelasnya, Senin (6/7/2020).
Menurutnya, penyebab kecelakaan kapal tersebut akibat baling-baling kapal yang rusak hingga mesin kapal mati, sehingga air masuk ke lambung kapal sampai nyaris tenggelam setelah sampai di perairan Pulau Pari.
Sementara, 70 wisatawan yang hendak balik dari Pulau Tidung menuju Kaliadem, akhirnya dievakuasi dengan menggunakan kapal KM Jelajah untuk dapat kembali ke Pulau Tidung.
"Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, ditaksir kerugian mencapai Rp20 juta," pungkasnya.
AYO BACA : 11 Pulau di Kepulauan Seribu Dapat Jatah Internet Gratis Jak Wifi

Share this article
Sebuah kapal penumpang mengalami mati mesin di perairan barat Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Selasa (8/9/2020). Akibat mesin mati, kapal tersebut juga hampir karam (tenggelam).