Fakta Bendera Merah Putih yang Dijahit Fatmawati, Benarkah Kainnya Berasal dari Tenda Warung Soto?

Fakta Bendera Merah Putih yang Dijahit Fatmawati, Benarkah Kainnya Berasal dari Tenda Warung Soto?

Fakta Bendera Merah Putih yang Dijahit Fatmawati, Benarkah Kainnya Berasal dari Tenda Warung Soto?

AYOJAKARTA.COM - Pada artikel ini akan diulas mengenai asal-usul kain bendera Merah Putih yang berkibar pada 17 Agustus 1945 di Hari Kemerdekaan Indonesia. 

Beredar kabar bahwa kain bendera Merah Putih pertama kali berasal dari tenda warung soto. 

Benarkah demikian? Cek fakta lengkapnya di bawah ini yang dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube short dunia pada Rabu (9/8/2022) mengenai asal-usul kain bendera Merah Putih.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih yang Dikembangkan Unair Diklaim Menjanjikan

Tinggal menghitung hari, Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun atau HUT ke 77 RI, tepatnya pada 17 Agustus 2022.

Dalam acara HUT ke 77 RI pasti akan diadakan upacara untuk memperingati Hari Kemerdekaan. 

Biasanya, dalam rangkaian acara upacara tersebut akan ada momen dimana bendera Merah Putih dikibarkan.

Baca Juga: BPOM Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin Darurat Awal Tahun 2022

Berdirinya Indonesia sebagai negara merdeka bukanlah suatu hal yang mudah dan tidak memiliki arti serta pengorbanan.

Dibalik kemerdekaan Indonesia ini ada sederet sejarah yang menjadi pondasi berdirinya Tanah Air. 

Salah satunya sejarah yang perlu diketahui adalah bendera kebangsaan Indonesia yakni Pusaka Merah Putih yang pertama kali dikibarkan pada Proklamasi 17 Agustus 1945 silam.

Baca Juga: Menyambangi Goa Soekarno dan Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Situs Gunung Munara

Banyak sekali pertanyaan soal asal-usul kain bendera Merah Putih yang berkibar kala itu. 

Bendera Merah Putih ini dijahit oleh istri Soekarno, Fatmawati.

Konon katanya, kain warna merah yang dijadikan bendera itu berasal dari tenda warung soto yang dibeli seharga Rp 500 sen.

Baca Juga: Enam Pesawat TNI AU Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Langit Bogor

Menurut cerita, Fatmawati sudah membuat bendera itu sebelum 16 Agustus 1945.

Namun, karena dianggap kekecilan panjangnya hanya 50 cm, sehingga Fatmawati berencana
untuk membuat kembali bendera Merah Putih.

Sayangnya saat membuka lemari pakaiannya, Fatmawati hanya menemukan selembar kain putih bersih yang merupakan bahan sprei. 

Baca Juga: PLTSa Merah Putih di Bantar Gebang Ubah 9.897 Ton Sampah Jadi Listrik

Kala itu ia tidak memiliki kain warna merah sama sekali.

Di saat bersamaan, seorang pemuda bernama Lukas Kustaryo kala itu berada di kediaman Soekarno.

Fatmawati kemudian menyuruh Lukas Kustaryo itu mencari kain merah yang nantinya akan dijahit sebagai bendera pusaka.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Ditargetkan Dapat Izin Darurat Juni 2022

Menurut penuturan Lukas, ia lantas berkeliling dan akhirnya menemukan kain merah yang tengah dipakai sebagai tenda disebuah warung soto.

Kain itu pun diberikan kepada Fatmawati untuk menjahit bendera Merah Putih yang baru dengan ukuran 276 x 200 cm.

Bendera itu dijahit Fatmawati malam itu juga untuk digunakan keesokan harinya dimana Indonesia merdeka.

Baca Juga: Wanita Pembakar Bendera Merah Putih di Lampung Dikirim ke RS Jiwa

Bendera Merah Putih itu terakhir kali berkibar pada tahun 1969.

Pemerintah RI kemudian membuat bendera duplikat dengan ukuran 300 x 200 cm.

Namun demikian, kisah itu diluruskan melalui Buku Catatan Kecil Bersama Bung Karno, volume 1, yang terbit pada 1978.

Baca Juga: Viral! Wanita Bakar Bendera Merah Putih di Lampung Mengaku Diperintah PBB

Melalui buku tersebut, Fatmawati menceritakan dari mana ia mendapat kain untuk bendera Merah Putih.

Fatmawati mengatakan bahwa suatu hari, Oktober 1944, tatkala sembilan bulan (Guntur lahir pada 3 November 1944), datanglah seorang perwira yang membawa kain dua blok.

Dengan kain itu, Fatmawati menjahitkan bendera merah putih dengan menggunakan mesin jahit tangan.

Baca Juga: Luthfi Pembawa Bendera Merah Putih Saat Kerusuhan Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Perwira itu adalah seorang pemuda bernama Chairul Basri. Kain itu didapat Chairul dari Hitoshi Shimizu yang merupakan kepala Sendenbu (Departemen Propaganda).

Pada tahun 1978, Hitoshi Shimizu sempat diundang Presiden Soeharto untuk menerima penghargaan dari Pemerintah Indonesia. 

Hitoshi Shimizu dianggap berjasa dalam meningkatkan hubungan kerja sama Indonesia-Jepang.

Baca Juga: Syukuran Pelantikan, Relawan Jokowi Bentang Bendera Merah Putih Sepanjang 200 Meter

Usai menerima penghargaan, Shimizu lantas bertemu dengan kawan-kawannya semasa pendudukan Jepang.

"Pada kesempatan itu ibu Fatmawati bercerita kepada Shimizu bahwa bendera pusaka
kainnya dari Shimizu," ujar Chairul Basri.

Di kesempatan lain, saat berkunjung lagi ke Indonesia, Shimizu menceritakan kepada Chairul Basri, ia pernah memberikan kain merah putih untuk diserahkan kepada Fatmawati.

Baca Juga: Bendera Merah Putih Raksasa Diarak Keliling Bogor

Kain itu didapat dari sebuah gudang Jepang di daerah Pintu Air, Jakarta Pusat, di depan bekas Bioskop Capitol.

"Saya diminta oleh Shimizu untuk mengambil kain itu dan mengantarkannya kepada
ibu Fatmawati," terang Chairul Basri.

Demikian ulasan mengenai asal-usul kain bendera Merah Putih yang dijahit Fatmawati untuk Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:01 WIB

Menuju Perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta, Berikut Rangkaian Acara Seru yang Digelar Mulai Hari Ini hingga 12 Juni 2026

Di pekan pertama Juni 2026, sejumlah acara menarik akan digelar di sejumlah titik seperti di Taman Ismail Marzuki hingga Jiexpo Kemayoran.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 13:40 WIB

1 Orang Meninggal Dunia, Kebakaran di Cideng Tanah Abang Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Diduga akibat ledakan kompor gas tiga rumah semi permanen di Jalan Citarum Atas RT 18 / RW 01 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi hangus terbakar.

Jakarta Utara 05 Jun 2026, 13:32 WIB

Progres Capai 50 Persen, Sudin SDA Jakarta Utara Perbaiki Kali Sunter Upaya Atasi Banjir!

Progres sudah mencapai 50 persen, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan perbaikan turap Kali Sunter di Jalan Yos Sudarso.

News 05 Jun 2026, 12:52 WIB

HET MinyaKita Dikabarkan akan Mengalami Kenaikan, jadi Berapa? Ini Bocoran dari Pemerintah

Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 12:41 WIB

Satpel SDA Kramat Jati Perbaiki Turap Saluran PHB Induk Batu Ampar Sepanjang 50 Meter

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis, mengatakan perbaikan difokuskan pada bagian turap yang mengalami keretakan dan penurunan struktur.

Metropolitan 05 Jun 2026, 11:41 WIB

CFD di Rasuna Said Dimulai 7 Juni 2026 Pukul 05.30-09.00 WIB, Berikut Info Rute Alternatif Lalu Lintasnya

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terhubung langsung dengan kawasan tersebut.