AYOJAKARTA.COM — Kapan waktu terbaik untuk puasa Syawal?
Memasuki bulan Syawal, umat muslim dianjurkan untuk berpuasa Syawal dan hukumnya adalah sunnah.
Kendati demikian, puasa Syawal memiliki banyak keistimewaan dan banyak ganjaran jika mengerjakannya.
Dikutip dari laman sumsel.kemenag.go.id, Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diikuti enam hari pada bulan Syawal, maka pahalanya sama dengan puasa satu tahun." (HR. Muslim)
Puasa Syawal ini pahalanya satu tahun, karena setiap hari pahalanya sama dengan puasa 10 hari.
30 hari ramadhan sama dengan tiga ratus hari lalu ditambah 6 hari puasa di bulan Syawal sama dengan 60, sehingga jumlah totalnya adalah 360 hari yakni 1 tahun.
Lantas, kapan waktu terbaik puasa Syawal?
Puasa sunnah ini dapat dilakukan berurutan sejak tanggal dua Syawal, sebagaimana pendapat Imam Syafi`i, atau boleh juga tidak berurutan yang penting enam hari pada bulan Syawal sebagaimana pendapat Jumhur ulama seperti Imam Waki` dan Imam Ahmad.
Baca Juga: Jalani Puasa Syawal Tidak Berurutan Bagaimana Hukumnya? Simak Penjelasannya di Sini
Niat Puasa Syawal 6 Hari
نَوَيْتُ صَومَ غَدٍ مِنْ يَوْمٍ شَوَّادٍ سُنَةٌ لِلهِ تَعَالى
Latin: Nawaitu shauma ghadin min yaumi syawwaalin sunna-tan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Aku berniat puasa besok pagi pada bulan Syawal, sunah karena Allah Ta'ala.***
Share this article
Memasuki bulan Syawal, umat muslim dianjurkan untuk berpuasa Syawal dan hukumnya adalah sunnah bukan wajib.