AYOJAKARTA.COM – Bagi sebagian orang, santet, sihir, teluh serta fenomena adikodrati lainnya dianggap sebagai peristiwa magis atau dianggap klenis.
Namun seiring perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan, fenomena santet dan sejenisnya dapat disederhanakan sebagai fenomena fisika.
Dalam ilmu fisika, fenomena santet dan sejenisnya digolongkan sebagai belitan kuantum yang diterima oleh otak melalui proses manipulasi pikiran dan sugesti.
Seseorang yang mengalami gangguan santet, sihir dan sejenisnya akan cenderung menerima pesan-pesan sebagaimana diinginkan oleh pelaku.
Tidak mengherankan apabila seseorang yang terkena gangguan ini bisa berubah menjadi orang berbeda dalam waktu singkat.
Perubahan tersebut tidak lain terjadi karena adanya ikatan energi atau lilitan energi kuantum yang mempengaruhi emosi dan tindakan korban.
Karena bersifat energi dan frekuensi yang tak terlihat mata, maka kesadaran seseorang terhadap dirinya menjadi penentu keberhasilan santet atau sejenisnya.
Orang yang memiliki tingkat kesadaran diri tinggi atau self awareness cenderung lebih sulit menjadi sasaran santet atau energi negatif lainnya.
Dalam skala kesadaran Hawkins, perasaan bahagia, cinta, serta kesadaran diri menempati peringkat teratas sebagai penghasil energi positif.
Sehingga orang yang menyadari kebahagiaan, cinta serta kehadiran dirinya pada setiap momen akan menjadi individu dengan limpahan energi yang bersifat positif.
Salah satu penyebab timbulnya kebahagiaan, rasa cinta dan kesadaran diri seseorang adalah dengan berinteraksi dengan mahluk Tuhan seperti tanaman.
Karena pemahaman yang timbul dari kesadaran eksistensial, maka leluhur bangsa Nusantara menjadikan tanaman sebagai salah satu booster kebahagiaan.
Leluhur Nusantara mempercayai, dengan merawat tanaman tertentu akan mendatangkan kebahagiaan dan energi positif sehingga sukar menjadi korban manipulasi.
Seiring perkembangan zaman, tanaman-tanaman tersebut dipercaya sebagai penangkal santet, sihir dan sejenisnya.
Baca Juga: Yamaha Luncurkan Oli Yamalube dengan Desain Botol Baru, Tampil Lebih Futuristik
Berikut ini adalah tanaman-tanaman yang dipercaya bisa mendatangkan kebahagiaan dan bisa dijadikan sebagai penangkal santet atau energi negatif.
Bambu Kuning, oleh leluhur bangsa Nusantara dipercaya bisa menetralisir energi negatif seseorang yang berada di sekitarnya.
Selain Bambu Kuning, tanaman lain yang dipercaya bisa menjadikan seseorang lebih positif adalah keindahan dan keharuman Bunga Mawar.
Pohon Kelor dan Bidara, oleh masyarakat di zaman dulu tanaman ini selain dikenal sebagai obat herbal juga dipercaya bisa menangkal serangan santet.
Kaktus, selain dikenal sebagai pohon berduri, tanaman Kaktus juga dipercaya leluhur Nusantara sebagai booster kebahagiaan.
Demikian lima jenis tanaman pengundang rasa kebahagiaan serta dipercaya menjadi penangkal serangan santet.

Share this article
Berikut ini lima tanaman yang dipercaya bisa mendatangkan kebahagiaan dan bisa dijadikan sebagai penangkal santet dan energi negatif.