AYOJAKARTA.COM – Sebagaimana dengan Indonesia yang dikenal karena mayoritas beragama Islam, kedatangan Ramadhan di negara lain juga mengundang kebahagiaan.
Semisal aktivitas mandi bersih atau tradisi Padusan di Indonesia, kedatangan Ramadhan di negara lain juga kerap disambut dengan berbagai seremoni.
Meski tradisi di Indonesia dan negara lain cenderung berbeda, kedatangan bulan Ramadhan tetap menghadirkan kosmik kebahagiaan yang sama.
Untuk menambah khasanah sekaligus lebih mempererat ikatan ukhuwah Islamiyah, berikut adalah tradisi unik yang dilakukan negara lain menyambut datangnya Ramadhan.
Baca Juga: KPM PKH BPNT Full Senyum! Inilah 8 Bansos yang Cair Menjelang Ramadhan Hingga Hari Raya Idul Fitri
Cara Negara-Negara di Dunia Sambut Ramadhan
Berbeda dengan di Indonesia yang menggelar pawai obor, masyarakat muslim di Mesir menyambut Ramadhan dengan memasang Lentera Venus.
Sudah berlangsung sejak era Khalifah Fatimiyah di Abad 10, tradisi memasang Lentera Venus menjadi simbol tentang ajaran Islam yang menerangi kegelapan.
Selain itu, pemasangan Lentera Venus juga pernah dijadikan sebagai bentuk penghormatan terhadap pasukan kekhalifahan saat berkunjung di Bulan Ramadhan.
Sebagaimana di Indonesia, umat muslim di Arab Saudi menyambut kedatangan Ramadhan dengan mengizinkan Meisya Harati melakukan pekerjaan.
Setiap malam di sepanjang bulan hingga akhir Ramadhan, Mesya Harati akan bertugas membangunkan orang bersahur sambil menabuh alat musik.
Tidak kalah menarik dengan negara lain di dunia, tradisi menyambut Ramadhan di Irak justru dilakukan usai berbuka dan sholat Maghrib berjamaah.
Untuk mempererat ikatan persaudaraan, masyarakat Irak menyambut bulan Ramadhan dengan permainan bebas atau menyembunyikan benda seperti cincin.
Terdiri dari dua kelompok yang berjumlah antara 40 hingga 250 orang, setiap tim harus bisa menebak tempat cincin disembunyikan.
Tidak berbeda jauh dengan orang Indonesia saat mudik, masyarakat muslim Bangladesh menyambut bulan Ramadhan dengan mengunjungi sanak keluarga.
Menikmati panganan khas sejenis manisan yang disebut Jilapi, umat muslim di Bangladesh menggunakan kesempatan Ramadhan untuk saling menunjukkan penghormatan.
Menyambut datangnya Ramadhan dengan menyediakan kuliner, juga selalu dilakukan oleh umat muslim di Malaysia dengan bubur lambuk.
Untuk mempererat tali silaturahmi, jamaah masjid di Malaysia akan bergotong royong membuat bubur lambuk sebelum dibagi-bagikan ke jamaah.
Berbeda dengan negara lain, umat muslim di Qatar akan secara khusus menggelar festival GarangGo yang merupakan momen khusus bagi anak-anak.
Dilakukan di tanggal 13 hingga 15 Ramadhan, festival GarangGo membolehkan anak-anak bernyanyi dan menyambangi tetangga untuk mendapat makanan atau kue.
Sementara di India, kedatangan Ramadhan kerap dijadikan sebagai ajang piknik di masjid sambil menikmati berbagai kuliner pedagang kaki lima.***

Share this article
Kedatangan bulan Ramadhan di negara lain kerap disambut dengan berbagai seremoni. Ini dia daftarnya.