AYOJAKARTA.COM – Menjalankan ibadah puasa Ramadhan di negeri sendiri atau di tengah keluarga, tentu saja berbeda jika dilakukan di negara asing yang jauh dari keluarga.
Perasaan rindu dengan suasana Indonesia yang unik dan khas, menjadi godaan tersendiri bagi kaum muslim Indonesia saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan di negeri orang.
Karena itu bagi para pekerja migran atau kaum akademisi muslim, menghidupkan suasana Indonesia di tengah ibadah puasa Ramadhan selalu menjadi tantangan tersendiri.
Guna mengobati perasaan kangen akan Indonesia yang dikenal senang membaur, berbagai jenis kegiatan banyak dilakukan WNI selama berpuasa Ramadhan di luar negeri.
Mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan sejak 1 Maret 2025, kaum muslim Indonesia di Frankfurt, Jerman yang dihinggapi musim dingin berpuasa selama 12 jam setiap harinya.
Baca Juga: Awal Ramadhan Berkah! 3 Bantuan Sosial PKH, BPNT, dan Atensi YAPI Cair Serentak 1 Maret 2025
Selain datang dari perwakilan pemerintah setempat, perkumpulan Uskup juga memberi ucapan selamat bagi seluruh masyarakat muslim yang berpuasa di Jerman.
Dengan populasi sekitar 5,5 juta dan tersebar di berbagai wilayah, umat muslim di Jerman mengisi berbagai kegiatan Ramadhan di masjid yang berjumlah sekitar 2,500.
Bukan hanya terjadi di Jerman, berbagai seremoni pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan juga terasa cukup kental di Amerika Serikat.
Memiliki jumlah sekitar 1,3 persen dari total populasi Amerika atau 4,5 juta jiwa, masyarakat muslim Amerika juga telah menunjukkan geliat puasa Ramadhan.
Melalui pendekatan sains serta pemantauan astronomi, Council of the Americas secara resmi menetapkan awal Ramadhan pada 1 Maret 2025.
Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih Selama Bulan Puasa Ramadhan, Pahalanya Besar Banget
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kota New York juga telah memberi izin penggunaan speaker atau toa untuk mengumandangkan adzan.
Dengan jumlah populasi sekitar 300 jiwa, umat muslim Amerika mengisi berbagai kegiatan Ramadhan di sejumlah Islamic Centre yang tersebar di sejumlah wilayah.
Untuk menyambut perayaan datangnya Ramadhan 1446 H, umat muslim Amerika yang banyak didominasi warga pendatang juga melakukan sejumlah kegiatan kultural.
Suasana khusuk menyambut datangnya ibadah puasa Ramadhan selain dirasakan umat muslim Indonesia di Jerman dan Amerika, juga terjadi di Rusia.
Bertempat di Blue Mosque atau Masjid Bung Karno, pemerintah Rusia secara rutin menggelar acara Buka Bersama.
Baca Juga: Alhamdulillah Bansos Edisi Ramadhan Mulai Disalurkan 3 Maret 2025, Cek Informasi Lengkapnya di Sini!
Dihadiri oleh sekitar 12,000 umat muslim dari berbagai etnis di seluruh wilayah Rusia, acara buka puasa bersama di Masjid Bung Karno digadang sebagai acara terbesar di dunia.
Meski keyakinannya tidak terpublikasi, melalui sejumlah pidato Presiden Rusia Vladimir Putin diketahui berulang kali mengutip potongan surat dalam mushaf Al Quran.***
Share this article
Menjalankan ibadah puasa Ramadhan di negeri sendiri atau di tengah keluarga, tentu saja berbeda jika dilakukan di negara asing.