Apa Hukum Membayar Zakat Fitrah dengan Uang? Ustaz Abdul Somad: Harus dengan Makanan Pokok!

Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad

AYOJAKARTA.COM Ibadah zakat fitrah merupakan salah satu yang diwajibkan oleh setiap Muslim.

Ibadah zakat fitrah wajib dibayarkan selama 1 kali selama 1 tahun dan dibayarkan di Bulan Ramadan.

Tujuan dari membayar zakat fitrah adalah bentuk kepedulian kita kepada sesama Muslim khususnya yang kurang mampu.

Baca Juga: Nangis Sesenggukan, Marshanda Ngaku Rindu Berperan sebagai Ibu bagi Sienna: Berdoa Aja Aku Takut Nggak Terjadi

Pada umumnya membayar zakat fitrah menggunakan makanan pokok.

Jika kita tinggal di Indonesia, maka membayar zakat fitrah dengan menggunakan beras karena makanan pokok masyarakat Indonesia adalah nasi.

Lantas bagaimana hukum membayar zakat fitrah dengan uang?

Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa terdapat perbedaan di antara 4 Mazhab.

Baca Juga: Bisakah Bayar Zakat Fitrah Diwakilkan Orang Lain? Buya Yahya: Boleh, Tapi….

“Mazhab Hanafi boleh, tapi dalam Mazhab Maliki, Syafii, dan Hambali harus dengan makanan pokok,” jelasnya dikutip dari YouTube Goto Islam pada Rabu (12/4).

Beliau mengatakan bahwa dahulu Nabi Muhammad membayar zakat fitrah dengan menggunakan makanan pokok masyarakat Mekah

“Nabi Muhammad SAW mewajibkan membayar zakat fitrah dengan kurma, gandum, kurma kecil yang dijemur kering, dan keju kering,” kata Ustaz Abdul Somad.

Baca Juga: bank bjb Sabet 8 Penghargaan di 12th Infobank Digital Brand Recognition 2023

“4 itulah makanan pokok masyarakat Mekah,” sambungnya.

Sedangkan untuk masyarakat Indonesia yang makanan pokoknya ada nasi, maka membayar zakat fitrah harus menggunakan beras.

“Adapun kita makanannya nasi maka harus membayar dengan beras,” tutur Ustaz Abdul Somad.

Untuk jumlahnya, Ustaz Abdul Somad membayar zakat fitrah dengan beras sebanyak 3 kilogram.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Erick Thohir Sampaikan Rekrutmen Bersama BUMN Kembali Dibuka, Catat Jadwalnya di Sini

Tetapi, sebagian ulama ada yang menyebutkan bahwa membayar zakat fitrah dengan 2,5 kilogram beras.

“Saya membayar dengan 3 kilo beras, karena saya memilih pendapat 1 sha sama dengan 4 mud dan 1 mud sama dengan 7,5 ons,” jelas Ustaz Abdul Somad.

“Tapi saya tak menyalahkan yang berpendapat 2,5 kilogram, andai berlebih terhitung sedekah,” tambahnya.

Baca Juga: Tata Cara Salat Qashar dan Jamak, Saat Mudik Berikut Penjelasannya!

Sedangkan untuk hal membayar zakat fitrah dengan uang, Ustaz Abdul Somad tidak melarang dan memperbolehkan.

Tetapi kalau bisa bayarlah zakat fitrah dengan menggunakan beras.

“Saya tidak menyalahkan yang pakai duit, yang mau pakai duit bayar pakai duit, yang mau pakai beras bayar pakai beras, yang tak betul dari rumah bawa duit beli beras di Masjid,” pungkas Ustaz Abdul Somad.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# makanan pokok
# Ustaz Abdul Somad
# zakat fitrah
# uang
# hukum

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.