AYOJAKARTA.COM – Setiap umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa oleh Allah SWT, terutama puasa di bulan Ramadan.
Dalam bulan Ramadan umat muslim berlomba-lomba mendapat pahala di bulan yang penuh ampunan Allah SWT.
Akan tetapi tak jarang umat muslim yang masih bertanya soal mandi wajib usai mimpi basah yang dilakukan setelah adzan Subuh.
Lantas bagaimana hukumnya jika mandi wajib atau mandi junub dilakukan setelah adzan subuh, apakah puasanya tetap sah?
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Sebut Pahala di Bulan Ramadan Dilipat Gandakan
Pendakwah Ustaz Abdul Somad menjelaskan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidatina Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu Anha.
Kemudian penceramah yang biasa disebut UAS itu menceritakan kejadian saat ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Nabi Muhammad soal mandi junub.
Ia bertanya kepada Nabi Muhammad SAW soal kebingungannya mengenai hukum puasa saat dalam keadaan junub.
“Datang seorang laki-laki menjumpai Nabi Muhammad SAW, dia berkata aku ketika bangun pagi dalam keadaan junub, belum mandi wajib, dan saya mau puasa,” sebut UAS.
Baca Juga: Mengerikan! Ini Ganjaran Orang yang Sengaja Tidak Puasa Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat
Lalu Nabi Muhammad SAW menjawab bahwa beliau juga pernah terbangun pagi dalam keadaan junub. Akan tetapi Nabi langsung mandi wajib, dan berpuasa.
“Kata Nabi SAW, pernah juga bangun pagi dalam keadaan junub, lalu aku mandi wajib dan aku berpuasa,” jelas UAS, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Cahaya Islami 26, Selasa, 28 Maret 2023.
Meski sudah dijawab, seorang laki-laki tersebut tidak puasa dengan jawaban Rasulullah SAW.
“Tetapi laki-laki ini tidak menerima seperti dia kurang puas lalu dia katakan ‘Ya Rasulullah Engkau tak sama seperti kami, kau kan Nabi, dosa yang lalu yang akan datang sudah diampuni oleh Allah SWT,” jelas Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Hadirkan Tayangan Spesial Ramadan, Menemani Pemirsa Bersama MNCTV di Berkah Cinta Ramadan
“Lalu Nabi marah, ‘Demi Allah aku orang yang paling takut kepada Allah, aku orang yang tahu’,” tuturnya.
Dengan demikian, dari perkataan Nabi bisa ditarik kesimpulan bahwa boleh berpuasa ketika dalam keadaan junub.
Akan tetapi mimpi basah atau berhubungan suami istri sebelum adzan subuh.
“Makna ucapan Nabi ini ya kamu mandi saja dan puasa, cuman yang perlu diingat junubnya itu sebelum adzan subuh, itu dia boleh berpuasa,” ungkap UAS.
Sehingga ketika junubnya setelah adzan Subuh itu tidak diperbolehkan berpuasa.
“Kecuali setelah adzan subuh dia mimpi basah, atau junub, nah baru itu tidak boleh,” tutur UAS.
Dijelaskan Ustadz Abdul Somad bahwa seluruh Ulama di berbagai Negeri sudah sepakat orang yang masih junub ketika puasa itu puasanya sah.***

Share this article
Ustaz Abdul Somad jelaskan hukumnya jika mandi wajib atau mandi junub dilakukan setelah adzan Subuh, apakah puasanya tetap sah atau tidak.