AYOJAKARTA.COM- Dalam agama Islam terdapat beberapa malam yang dianggap istimewa karena mempunyai keutamaan di dalamnya.
Salah satunya adalah malam Nisfu Syaban yang merupakan malam istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu dari malam utama menurut umat Muslim. Adapun malam utama lainnya seperti malam Idul Fitri, malam Lailatul Qadar, malam Idul Adha, malam awal di bulan Rajab, dan malam Jumat.
Baca Juga: Wajib Tahu! Dua Dosa yang Tak Diampuni Allah SWT di Malam Nisfu Syaban Menurut Syekh Ali Jaber
Berdasarkan penanggalan masehi, malam Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 7 Maret 2023 bada Maghrib hingga menuju Rabu, 8 Maret 2023.
Seluruh umat Muslim sangat menantikan malam Nisfu Syaban karena ingin mendapatkan keutamaan di dalamnya.
Malam Nisfu Syaban juga diyakini dengan malam pengampunan, hal ini dikarenakan semua catatan amal yang kita kerjakan akan dilaporkan kepada Allah SWT.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube haziqa wafa pada Selasa (7/3/2023), menurut Ustaz Adi Hidayat setidaknya ada 3 amalan penting yang bisa dikerjakan oleh umat Muslim di malam Nisfu Syaban.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa sejak zaman dahulu para ulama-ulama salaf melakukan amalan-amalan penting tersebut, bahkan Nabi Muhammad SAW melakukannya, para sahabat Nabi SAW mengerjakannya, para tabiin menunaikannya dan para ulama di zaman sekarang menggaris bawahinya agar umatnya tetap menjalankan amalan-amalan penting di malam Nisfu Syaban.
Menurut Ustaz Adi Hidayat untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan melakukan dan memperbanyak ibadah.
Beliau menegaskan bahwa melakukan dan memperbanyak ibadah bukan hanya dilakukan di malam Nisfu Syaban saja tetapi di setiap malam di bulan Syaban.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa setidaknya ada 3 amalan penting yang bisa dilakukan bukan hanya di malam Nisfu Syaban saja tetapi juda disetiap malam di bulan Syaban, yaitu Salat, membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak Doa dan Istighfar.
“Satu Salat, memperbanyak Salat,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Dua, membaca Al-Qur'an,” sambungnya.
“Tiga, memperbanyak Doa dan Istighfar,” tambahnya.
Ustaz Adi Hidayat menyebutkan ada 3 jenis salat yang bisa dikerjakan di malam Nisfu Syaban dan malam-malam bulan Syaban, yaitu Salat Qiyamul Lail, Salat Tahajud, dan Salat Witir.
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Salat Qiyamul adalah Salat yang dikerjakan di malam hari, tetapi berbeda dengan Salat Tahajud.
Jika Salat Tahajud dikerjakan setelah tidur malam, sedangkan Salat Qiyamul Lail dikerjakan setelah Salat Isya dan Salat Sunnahnya tanpa diawali tidur terlebih dahulu.
“Secara bahasa Salat Qiyamul Lail adalah Salat yang dikerjakan di malam hari, tapi kalau spesifik dalam istilah fiqih, Qiyamul Lail itu adalah Salat yang dikerjakan pasca Salat Isya dan sunnahnya tanpa diawali dengan tidur terlebih dahulu, ini untuk membedakan dengan Salat Tahajud,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Salat Qiyamul Lail tidak ditentukan berapa jumlah rakaatnya, bisa dikerjakan 2 rakaat, 4 rakaat, atau 6 rakaat. Setelah itu tutup Salat Qiyamul Lail dengan Salat Witir 1 rakaat atau 3 rakaat.
Untuk Amalan membaca Al-Qur'an, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa bisa dilakukan dengan berinteraksi dengan Al-Qur'an seperti tilawah Al-Qur’an, membaca dan memahami isi dari Al-Qur’an, atau bisa dengan menghafal Al-Qur’an.
Oleh karena itu umat Muslim dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan tersebut di malam Nisfu Syaban karena malam Nisfu Syaban merupakan malam pengampunan.
Semoga Allah SWT mengampuni semua dosa-dosa yang telah kita lakukan di bulan-bulan sebelumnya.***)

Share this article
Dalam agama Islam terdapat beberapa malam yang dianggap istimewa karena mempunyai keutamaan di dalamnya.