AYOJAKARTA.COM – Bagi umat muslim, menuaikan ibadah salat adalah suatu hal yang hukumnya wajib.
Namun meski hukumnya wajib, masih ada juga yang enggan melaksanakan perintah Allah tersebut.
Hal tersebut disebabkan oleh kadar keimanan umat muslim yang tentunya berbeda-beda antara satu umat dengan yang lainnya.
Selain itu, ada juga umat muslim yang terlalu disibukkan dengan segala kegiatan duniawi hingga kadang lalai menunaikan salat.
Kebanyakan umat muslim merasa berat saat menunaikan salat yang isya dan salat subuh.
Pasalnya saat salat isya seringnya terlambat atau tidak dikerjakan karena sudah kelelahan atau ketiduran setelah seharian beraktivitas.
Lalu untuk sholat subuh sendiri terasa berat karena harus bangun sangat pagi, dimana beberapa manusia pasti enggan dan memilih melanjutkan tidur.
Padahal meninggalkan kewajiban salat khususnya salat isya dan salat subuh adalah hal yang benar-benar sangat merugikan.
Dikutip AyoJakarta.com dari Youtube @ceramahpendek6923 pada (31/7/23), Ustaz Abdul Somad menuturkan jika pahala yang terkandung dalam salat isya dan salat subuh begitu luar biasa besarnya.
Bahkan jika manusia itu mengetahui besarnya pahala tersebut, mereka akan menjalankan salat berjamaah meski harus merangkak.
“Yang perlu dikasih motivasi itu salat subuh,” ujar Ustaz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad lalu membacakan sebuah hadist yang artinya seperti berikut, “Seandainya mereka tahu pahala salat isya berjamaah dan subuh berjamaah, mereka akan datang walaupun merangkak.”
“Saking beratnya salat isya dan salat subuh,” imbuh Ustaz Abdul Somad.
Selanjutnya Ustaz Abdul Somad menuturkan pahala luar biasa yang terkandung di dalam salat khususnya salat subuh.
“2 rakaat subuh, qobliyah subuh salat sunah sebelum subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya,” ungkap Ustaz Abdul Somad.
“Kalau salat qobliyahnya lebih baik dari dunia dan seisinya apalagi salat subuhnya,” imbuhnya.***

Share this article
Kebanyakan umat muslim merasa berat saat menunaikan salat yang isya dan salat subuh. Padahal banyak pahalanya dari salat subuh.