AYOJAKARTA.COM – Sebagai seorang muslim diwajibkan untuk salat fardu lima waktu yaitu salat subuh hingga salat isya.
Di pagi hari, umat Islam akan bangun pagi untuk menunaikan ibadah salat subuh.
Namun harus diakui bahwa tidak sedikit yang langsung tidur kembali setelah menunaikan ibadah salat subuh.
Padahal hukum tidur kembali setelah salat subuh adalah makruh. Hal ini seperti dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah:
“Di antara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah salat subuh hingga matahari terbit, karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghanimah (meraih kebaikan) yang banyak.” Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube NS BOR CHANNEL, Selasa (21/2/2023).
Berdasarkan uraian singkat tersebut, maka dapat dikatakan bahwa orang Islam yang tertidur kembali setelah salat subuh hidupnya merugi.
Dalam Islam tidur setelah salat subuh sangat tidak dianjurkan karena dapat mendatangkan kerugian atau efek yang tidak baik nantinya.
Beberapa dampak bisa terjadi jika seorang muslim tertidur kembali setelah salat subuh, yakni sebagai berikut.
1. Tidak memperoleh berkah
Rasulullah pernah menuturkan bahwa waktu setelah salat subuh merupakan waktu turunnya berkah dan rezeki, serta mendoakan waktu pagi sebagai waktu penuh dengan berkah.
Berdasarkan hadis Riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda: “Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.”
Maka dari itu, jika seseorang tertidur kembali di waktu setelah salat subuh maka tidak akan memperoleh berkah yang diberikan oleh Allah SWT.
2. Menghambat datangnya rezeki
Dalam Islam, tidur setelah salat subuh sangat tidak dianjurkan karena dapat menghambat datangnya rezeki. Hal ini seperti dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah yang berkata:
“Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.” (Zadul Ma’ad Khairil ‘Ibaad 4/222)
3. Tidak memperoleh kebaikan
Tidur di waktu subuh menyebabkan seseorang tidak memperoleh kebaikan dan pahala yang berlimpah.
Maka dari itu, di waktu tersebut hendaknya diisi dengan kegiatan yang positif sehingga nantinya akan memperoleh kebaikan serta pahala dari Allah SWT.
4. Menimbulkan rasa malas
Terlalu banyak tertidur dapat menjadi kebiasaan sehingga menimbulkan rasa malas untuk melakukan aktivitas seperti bekerja atau mencari rezeki.
Hal ini juga dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah yang berkata: “Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan…” (Zaadul Ma’ad, 4/222)
5. Tidak baik untuk Kesehatan
Tidur setelah subuh dapat menyebabkan terganggunya kesehatan, hal ini berkaitan dengan metabolisme tubuh dimana dimulai di pagi hari.
Di waktu pagi hari, metabolisme yang seharusnya mulai bekerja harus terhambat karena tertidur, sehingga ketika bangun menjadi lemas dan tidak terasa segar sehingga menyebabkan malas.
Hal ini juga dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah yang berkata: “Tidur setelah subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa (metabolisme) yang seharusnya diurai dengan berolahraga dan beraktivitas.” (Zaadul Ma’ad, 4/222)
6. Menimbulkan berbagai macam penyakit
Ternyata tidur setelah subuh juga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit yakni lemah syahwat.
Hal ini juga dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah yang berkata: “Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan berbagai penyakit badan di antaranya adalah melemahkan syahwat.” (Zaadul Ma’ad, 4/222)
Berdasarkan uraian penjelasan di atas, semoga kita semua dapat menghindari tidur kembali setelah subuh agar mendatangkan manfaat serta mendapatkan berkah dari Allah SWT.***

Share this article
dapat dikatakan bahwa orang Islam yang tertidur kembali setelah salat subuh hidupnya merugi. Begini penjelasannya.