AYOJAKARTA.COM -- KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha selaku Rais Syuriyah PBNU mengungkap makna mendalam dari istilah tidurnya orang puasa adalah ibadah.
Hal ini sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online, Kamis (04/04/2024).
Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan redaksi hadis yang mengatakan:
"نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ"
"Tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni." (HR Baihaqi)
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Baru di ITB untuk Referensi SNBT 2024, Ada yang Daya Tampungnya Ratusan!
Gus Baha menjelaskan bahwa tidur memiliki nilai ibadah yang tinggi dari berbagai sudut pandang ilmu.
Dalam ilmu ushul fiqih, tidur berarti seseorang tidak melakukan maksiat kepada Allah.
Dengan kata lain, tidur adalah bentuk meninggalkan perbuatan dosa yang berpahala.
Namun, Gus Baha juga menyoroti bagaimana beberapa orang mempolitisasi hadis ini sebagai pembenaran untuk bersikap malas saat menjalankan puasa Ramadhan.
Baca Juga: Kamu Susah Move On? Begini Cara Tercepat Melupakan Masa Lalu
Beliau menegaskan bahwa tidur juga memiliki filosofi yang mendalam.
Saat seseorang tidur, ia tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama seperti mencuri, ghibah atau melihat hal maksiat.
Dengan demikian, tidur memiliki nilai positif karena meninggalkan kemungkaran.
Baca Juga: 10 Tips Tinggalkan Rumah saat Mudik Agar Tenang di Kampung Halaman, Jangan Disepelekan!
Selain itu, Gus Baha menekankan bahwa tidur juga merupakan tanda kekuasaan Allah.
Ketika manusia ditakdirkan untuk tidur, itu merupakan anugerah.
Tidur juga memiliki dampak positif dalam dunia medis bahwa tidur sering kali dianggap sebagai obat atau terapi penyembuhan.
Oleh karena itu, Gus Baha menegaskan pentingnya tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh.
Dengan demikian, penjelasan Gus Baha tentang tidurnya orang puasa tidak hanya memberikan pemahaman tentang nilai ibadah dalam tidur.
Melainkan juga mengajarkan filosofi dan pentingnya tidur dalam menjaga kesehatan fisik dan spiritual.***

Share this article
Begini penjelasan Gus Baha terkait benarkah tidurnya orang puasa adalah bentuk ibadah? Simak di sini!