AYOJAKARTA.COM -- Salat witir merupakan bagian penting dari ibadah malam seorang Muslim, terutama di bulan Ramadan.
Setelah menunaikan salat witir, umat Islam dianjurkan untuk membaca dzikir tertentu sesuai dengan sunnah Nabi.
Dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) tentang Salat Tathawwu’, sebagaimana dilansir situs resmi Muhammadiyah, disebutkan bahwa setelah witir, disunnahkan membaca dzikir dengan suara yang terdengar sebagai berikut:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
- "Maha Suci Allah yang Maha Merajai dan Maha Bersih" (dibaca tiga kali)
رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
- "Yang menguasai para Malaikat dan Ruh (Jibril)" (dibaca satu kali)
Baca Juga: Honor X9C Bakal Rilis Resmi di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Fitur-fiturnya
Anjuran ini didasarkan pada beberapa riwayat hadis, di antaranya:
Hadis dari Ubay bin Ka’ab
Rasulullah dalam salat witir biasa membaca tiga surat, yaitu:
- Surat Al-A’la (Sabbihisma rabbikal a’la)
- Surat Al-Kafirun (Qul ya ayyuhal kafirun)
- Surat Al-Ikhlas (Qul huwallahu ahad)
Setelah mengucapkan salam, beliau membaca "Subhanal malikil quddus" tiga kali. (HR. An-Nasa’i)
Hadis dari Abdurrahman bin Abzar
Diriwayatkan bahwa Nabi selalu membaca surat yang sama dalam witir, dan setelah salam, beliau mengucapkan "Subhanal malikil quddus" tiga kali dengan suara yang lebih lantang.
Berdasarkan hadis-hadis tersebut, membaca dzikir setelah witir adalah sunnah yang dianjurkan. Dengan mengamalkannya, kita dapat meneladani kebiasaan Rasulullah dalam menyempurnakan ibadah malam, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Baca Juga: Selamat! Pemerintah Serahkan SK PPPK Paruh Waktu dan Umumkan Mekanisme Gaji Mulai 2025
Semoga Allah menerima ibadah kita dan memberikan keberkahan dalam setiap doa yang kita panjatkan. Aamiin.

Share this article
Setelah menunaikan salat witir, umat Islam dianjurkan untuk membaca dzikir tertentu sesuai dengan sunnah Nabi.