AYOJAKARTA.COM -- Dalam menjelang Idul Adha, Buya Yahya membahas permasalahan seputar qurban terkait penggunaan kambing betina sebagai hewan qurban.
Pandangan yang berbeda mengenai hal ini muncul, di mana ada yang berpendapat bahwa qurban harus dilakukan dengan menggunakan hewan jantan, namun ada juga yang berpendapat bahwa kambing betina bisa digunakan sebagai hewan qurban.
Menurut pantauan AyoJakarta.com dari kanal YouTube Al Bahjaj TV, Buya Yahya, yang bukan seorang ulama, mengembalikan keputusan ini kepada ulama sebagai ahli agama.
Baca Juga: Jangan Sepelekan! Hukum Qurban Menjadi Wajib Bagi Orang Seperti Ini
Bolehkah kambing betina untuk qurban?
Buya Yahya menyebut, menurut para ulama, tidak ada larangan untuk menggunakan kambing betina sebagai hewan qurban.
Namun, mereka memberikan himbauan agar lebih disarankan menggunakan kambing jantan karena memiliki ciri-ciri yang lebih gagah dan kuat.
“Para ulama nggak ada larangan tentang kambing jantan atau betina, sehingga anda boleh korban dengan kambing betina nggak tahu itu keyakinan mulai kapan Muncul itu kambing betina boleh dijadikan korban cuman memang himbauan disarankan kambing laki-laki,” Ungkap Buya Yhaya dikutip AyoJakarta.com dari Kanal YouTube Al Bahjaj TV (2/6/2023).
Perbedaan utama antara kambing betina dan kambing jantan terletak pada ukuran dan bobot tubuhnya.
Kambing betina umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada kambing jantan. Meskipun demikian, dalam konteks qurban, pilihan menggunakan kambing betina tetap diperbolehkan.
Buya Yahya menegaskan bahwa kesalahpahaman masyarakat terkait qurban dengan kambing betina sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap ajaran agama.
Buya Yahya mengimbau agar masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman tersebut.
Baca Juga: Sunnah atau Wajib? Begini Hukum Qurban Menurut Ustaz Adi Hidayat
Padahal, qurban sebenarnya merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan setiap tahun.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk memahami bahwa qurban adalah ibadah yang memiliki pahala besar dan tidak dapat dibandingkan dengan sedekah atau amal lainnya.
Buya Yahya berpendapat bahwa pilihan qurban dengan kambing betina di Indonesia bisa disesuaikan dengan kondisi negara dan budaya masyarakat.
Tujuannya adalah agar pahala dari qurban tetap besar, namun disesuaikan dengan keadaan yang ada.***(Muhammad Lazuardi Iman)

Share this article
Dalam menjelang Idul Adha, Buya Yahya membahas permasalahan seputar qurban terkait penggunaan kambing betina sebagai hewan qurban.