AYOJAKARTA.COM - Tak terasa umat Islam akan segera merayakan Hari Raya Idul Adha 2023 di bulan Juni ini.
Pada penetapan Hari Raya Idul Adha 2023, terdapat perbedaan antara pemerintah dan Muhammadiyah seperti saat penetapan Hari Raya Idul Fitri 2023 lalu.
Hari Raya Idul Adha sendiri dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah.
Baca Juga: Intuisi yang Tajam, Ini 5 Tanda Kamu adalah Orang yang Sulit Dibohongi
Sesuai dengan SKB 3 Menteri telah menetapkan Libur Hari Raya Idul Adha 2023 di tanggal 29 Juni 2023.
Meskipun pada prosesnya nanti, pemerintah akan tetap melakukan sidang isbat terlebih dahulu dalam penentuan awal Dzulhijjah.
Berbeda dengan pemerintah, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan kapan waktu Hari Raya Idul Adha 2023.
Sesuai dengan keputusan PP Muhammadiyah mengenai penetapan awal Dzulhijjah, Hari Raya Idul Adha telah resmi akan jatuh pada tanggal 28 Juni 2023.
Baca Juga: Hadir di Serasehan Kebangsaan, Bima Arya Puji Ganjar Pranowo Punya Kemiripan dengan Prabu Siliwangi
Dalam merayakan Hari Raya Idul Adha rupanya kita juga dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan-amalan Sunnah yang berpahala besar.
Dilansir Ayojakarta.com pada laman resmi Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, berikut 6 amalan Sunnah yang bisa dilakukan saat Hari Raya Idul Adha:
1. Mandi Sebelum Shalat Idul Adha.
Ham tersebut sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadits bahwasannya Nabi Muhammad SAW mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.
2. Memakai pakaian yang terbaik dan wewangian.
Kita disunnah menggunakan pakaian yang terbaik dan wewangian untuk melaksanakan Shalat Idul Adha.
Ham itu Smsebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:
Baca Juga: 15 Tanda Kamu Adalah Orang yang Punya Kharismatik, Jarang Banget Disadari Lho
"Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Al-Hakim).
3. Mengumandangkan Takbir.
Takbiran Idul Adha ini dilakukan sejak waktu fajar pada hari Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah hingga akhir hari tasyrik tanggal 13 Dzulhijjah.
4. Melaksanakan Shalat Sunnah Idul Adha.
Sebagaimana hadits dari Ibnu Umar Ra, bahwa Rasulullah SAW, Abu Bakar, dan Umar Ra, mereka biasa melakukan shalat dua hari raya sebelum berkhutbah. (HR Al Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Muslim).
Baca Juga: Tegas! Megawati Sentil Ganjar: Awas Kalo Kamu Nggak Ngaku Petugas Partai Di Pilpres 2024
5. Pergi dan pulang mengambil jalan yang berbeda.
Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits disampaikan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.“ (HR. Al Bukhari).
6. Makan setelah Shalat Idul Adha.
Pada saat Hari Raya Idul Adha, kita disunnahkan menunda makan sebelum berangkat sholat Idul Adha.
Ham itu sebagaimana diriwayatkan oleh Budairah bahwa Rasulullah SAW tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu dan beliau tidak makan pada waktu Idul Adha kecuali setelah pulang dari sholat Idul Adha.
Nah itulah 6 amalan Sunnah saat Hari Raya Idul Adha.***

Share this article
Dalam merayakan Hari Raya Idul Adha rupanya kita juga dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan-amalan Sunnah yang berpahala besar.