AYOJAKARTA.COM - Pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah, umat muslim disunnahkan untuk melakukan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.
Puasa sunnah Tarwiyah dilakukan pada setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Sebagai suatu ibadah sunnah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah tidak membawa dosa dan pahala apapun bagi yang tidak menjalaninya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Jelang Idul Adha, Ini 3 Keutamaan Menjalankan Puasa Arafah
Dan sebaliknya, bagi yang bersedia untuk mengerjakannya akan mendapat ganjaran dan limpahan keberkahan serta kebaikan.
Berkah dari kedua puasa sunnah yang dimaksud juga telah disampaikan oleh Baginda Rasulullah SAW melalui sebuah hadist riwayat Bukhari-Muslim.
“Tidaklah seorang hamba berpuasa di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun,”
Baca Juga: Jangan Lupa Baca Niatnya! Keutamaan Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Sebagai Penghapus Dosa
Selain bisa menjauhkan diri dari api neraka, Baginda Rasulullah SAW berpesan bahwa puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah juga memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa.
Pernyataan tersebut dapat disimak dalam hadist Imam Tirmidzi yang diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dan Abdullah bin Abbas.
“Puasa pada hari Tarwiyah akan mengampuni dosa setahun lalu, sedangkan puasa Arafah akan mengampuni dosa dua tahun,”
Baca Juga: Bisa Hapus Dosa 2 Tahun, Inilah Keutamaan Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2023
Besarnya keutamaan dan nilai pahala yang diberikan tidak lain sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Dengan sifatnya yang Maha Pengampun dan Penyayang, Allah SWT memberikan ampunan dan menyayangi siapapun yang dikehendaki.
Mengingat penting dan utamanya ibadah puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, kesungguhan dan keseriusan menjadi sangat penting dalam mengerjakannya.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Lengkap dengan Jadwal dan Keutamaannya
Sebagaimana seluruh peribadatan dalam ajaran Islam, sebelum mengerjakan suatu amal, niat merupakan hal pokok yang utama dan tidak bisa ditinggalkan.
Adapun niat untuk melakukan puasa Tarwiyah yang dilakukan pada setiap tanggal 8 Dzulhijjah adalah seperti berikut.
“Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala, saya niat puasa sunah tarwiyah karena Allah ta’ala,”
Baca Juga: Kapan Puasa Arafah 2023 Selasa atau Rabu? Berikut Jadwal Lengkap Niat dan Tata Cara Pelaksanaan
Sedangkan bagi umat muslim yang ingin menjalankan ibada puasa sunnah Arafah pada setiap tanggal 9 Dzulhijjah, juga harus dilandasi dengan membaca niat.
Niat untuk melakukan puasa Arafah di bulan Dzulhijjah 1444 H yang pada tahun 2023 ini bertepatan dengan hari Rabu, 28 Juni 2023 seperti berikut.
“Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala, saya niat puasa sunah arafah karena Allah ta’ala,”
Baca Juga: Kapan Puasa Arafah 2023 Selasa atau Rabu? Berikut Jadwal Lengkap Niat dan Tata Cara Pelaksanaan
Penentuan tanggal pelaksanaan puasa Arafah disesuaikan dengan hasil sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Demikian niat dan waktu pelaksanaan puasa Arafah seperti dikutip AyoJakarta pada Selasa, 27 Juni 2023 dari kanal Youtube instaqwa – insan bertaqwa.***

Share this article
Niat dan waktu pelaksanaan puasa Arafah jelang Idul Adha, puasa sehari yang bisa menghapus dosa dua tahun.