AYOJAKARTA.COM – Nabi Muhammad SAW merupakan nabi penutup atau nabi terakhir bagi umat muslim.
Setelah nabi Muhammad, Allah SWT tidak lagi mengutus nabi atau rasul lagi di dunia.
Nabi Muhammad SAW membawa tugas penting di dunia, yakni memulai penyebaran agama Islam bagi seluruh umat manusia.
Baca Juga: Mbah Moen: Ada 2 Macam Tipe Manusia yang Beragama Muslim, Kamu yang Mana?
Selain itu Nabi Muhammad juga mewariskan pemerintahan tunggal dalam Islam.
Nabi Muhammad SAW juga menegakkan ajaran tauhid untuk menegaskan Allah hanya satu, sama seperti nabi-nabi terdahulu.
Namun ternyata, ada sisi menarik dari Nabi Muhammad SAW yang tidak banyak diketahui umat muslim.
Nabi Muhammad SAW ternyata lahir sebanyak dua kali, hal tersebut juga pernah dijelaskan oleh Kyai Maimoen Zubair atau Mbah Moen.
Baca Juga: Selamat Hari Guru! Inilah Nasihat dari Mbah Moen untuk Direnungkan Para Pengajar di Indonesia
Kelahiran Nabi Muhammad SAW sebanyak dua kali tersebut kembali dituturkan oleh putra Mbah Moen yakni Kyai Muhammad Najih Maimoen Zubair.
Dalam suatu kesempatan dakwah, Kyai Muhammad Najih Maimoen Zubair menjelaskan jika almarhum Mbah Moen pernah menuturkan bahwa nabi Muhammad SAW lahir sebanyak dua kali.
“Menurut Mbah Maimoen, lahirnya kanjeng nabi ini dua kali, lahir jasmani dan lahir ruhani,” jelas Muhammad Najih Maimoen Zubair, dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @ppalanwarsarang, Jumat, 26 November 2022.
Lebih lanjut kyai Najih menjelaskan, “Lahir jasmani berupa seluruh anggota badan dan ada lahir Nur Muhammad (Ruhani).”
Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Makna Penting Tahiyat dalam Salat, Ternyata Punya Arti yang Sangat Dalam!
Kyai Muhammad Najih Maimoen Zubair lantas menuturkan lebih jelas yang dimaksud dengan lahir nur (ruhani tersebut).
“Nur Muhammad lahir, maksudnya (nur) keluar dari Sayyid Abdullah masuk ke rahimnya Siti Aminah. Itu pada tanggal 10 Rajab, malam Jumat,” jelas Kyai Najih.
“Nah kalau jasadnya kanjeng Nabi itu lahir hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awwal,” tambahnya.***

Share this article
Nabi Muhammad SAW ternyata lahir sebanyak dua kali, hal tersebut juga pernah dijelaskan oleh Kyai Maimoen Zubair atau Mbah Moen.