Benarkah Memperingati Isra Miraj itu Termasuk Perbuatan Bidah: Simak Dulu Deh Pandangan Muhammadiyah Ini

Benarkah Memperingati Isra Miraj itu Termasuk Perbuatan Bidah: Simak Deh Pandangan Muhammadiyah Ini
Benarkah Memperingati Isra Miraj itu Termasuk Perbuatan Bidah: Simak Deh Pandangan Muhammadiyah Ini

AYOJAKARTA.COM – Peringatan Isra Miraj akan jatuh pada tanggal 18 Februari 2023. Sebagian besar kaum muslimin biasanya akan memperingati hari besar Islam tersebut.

Namun, ada sebagian umat Islam yang berpandangan bahwa memperingati Isra Miraj adalah perbuatan bidah karena tidak pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad dan dikerjakan oleh para sahabat Nabi.

Laman resmi Muhammadiyah dalam artikel berjudul Benarkah Memperingati Peristiwa Isra dan Miraj termasuk Bidah? mendefinisikan  bidah merupakan perbuatan atau perkataan yang dipandang sebagai ‘umurut-ta’abbudiy yang baru.

Artinya ibadah tersebut tidak pernah diperintahkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw semasa hidupnya.

Baca Juga: Tok! Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1444 H Jatuh Pada..

Dengan kata lain bahwa bid’ah adalah perbuatan yang ada konotasinya dengan ‘umurut-ta’abbudiy, tidak ada konotasinya dengan ‘umuru ghairut-ta’abbudiy (di luar peribadatan).

Lantas bagaimana dengan peringatan Isra Miraj yang sudah menjadi budaya dalam uma Islam di Indonesia?

Memang peringatan Isra Miraj adalah bentuk kegiatan umat Islam yang berlangsung setelah Rasulullah saw meninggal dunia. Dalam bahasa lain bahwa pada zaman Rasulullah saw belum bentuk peringatan hari besar Islam tersebut seperti sekarang ini.

Tentu peringatan Isra Miraj dilakukan oleh kaum muslimin sebagai syiar dan juga untuk memperingati turunnya kepada Rasulullah perintah melakukan salat wajib lima waktu.

Peringatan Isra Miraj diharapkan mampu memperkuat tekad umat Islam untuk tetap mengerjakan salat lima waktu dengan sebaik-baiknya.

Namun, menurut Muhammadiyah, kegiatan tersebut termasuk ‘umuru ghairut-ta’abbudiy atau bukan ibadah yang langsung ditujukan kepada Allah SWT.

Dengan begitu, peringatan Isra Miraj, menurut Muhammadiyah, boleh dilakukan.  Bahkan dipandang sebagai sebagai suatu ibadah kepada Allah SWT jika kegiatan itu menambah syiar agama Islam dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip agama Islam.

Tiga Refleksi Dari Peristiwa Isra Miraj

Sementara itu, dalam artikel lain di laman Muhammadiyah, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nasir menyebut ada tiga makna penting dalam peristiwa Isra Miraj bagi nilai inklusif kehidupan manusia bahkan alam semesta.

Baca Juga: Resmi! Muhammadiyah Telah Tetapkan 1 Ramadan1444 H, Sudah Bisa Tarawih pada Malam Harinya

Pandangan tersebut disampaikan oleh Haedar Nasir ketika menyampaikan refleksi Isra Miraj tahun 2022 lalu.

Makna pertama, adalah makna kekuasaan. Menurut Haedar Nasir, peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga Sidratul Muntaha memberikan pesan bahwa di atas pencapaian ketinggian ilmu manusia, masih ada kekuatan ilahiyah.

Dan, menurut Haedar Nasir, kekuatan ilahiyah tersebut tidak selalu bisa dirasionalisasi oleh pencerapan dan ilmu pengetahuan manusia.

Makna kedua adalah makna diwajibkannya ibadah salat bagi umat muslim dalam peristiwa Isra Miraj.

Menurut Haedar, ibadah salat memiliki dua dimensi pesan. Yakni hubungan manusia dengan Tuhan (habluminallah) dan hubungan manusia dengan manusia lainnya (habluminannas).

“Salat dan ibadah dalam Islam punya dimensi habluminannas yakni memberikan hubungan yang baik, damai, dan memberikan manfaat bagi kehidupan. Sehingga semakin banyak orang yang beribadah dengan baik, maka semakin baik kehidupan antara manusia, baik dalam hubungannya dengan lingkungan dan alam semesta,” kata Haedar.

Baca Juga: CEK FAKTA: Beneran Muhammadiyah Mau Beli Gereja Senilai Rp40 Miliar di Madrid Spanyol?

Makna ketiga, menurut Haedar, adalah dijalankannya dua risalah Nabi setelah Isra Miraj. Dua risalah itu adalah risalah menyempurnakan akhlak beserta risalah Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Dua risalah ini menurutnya mengandung makna bahwa Islam membangun peradaban sekaligus membangun keadaban.

Demikian pandangan Muhammadiyah mengenai memperingati Isra Miraj apakah termasuk dalam perbuatan bidah atau bukan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# peringatan
# Nabi Muhammad
# Isra Miraj
# Muhammadiyah
# bidah
# hukum

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).