AYOJAKARTA.COM - Ustaz Adi Hidayat baru-baru soroti isu viral tentang Childfree yang sedang ramai di berbagai linimasa.
Berita heboh Childfree dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat sudah ada lama.
Bahkan Ustaz Adi Hidayat menyampaikan adanya pemikiran seperti itu sudah ada di zaman Jahiliyah.
Melansir dari Suara.com, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan keterangannya.
“Dari kehidupan jahiliyah dulu bahkan ada orang tua tidak menginginkan kehadiran anak di sekelilingnya. Ini bukan hal yang baru sebetulnya,” kata Ustadz Adi Hidayat dikutip dari akun TikTok @myinspiration pada Senin (13/2/2023).
Lalu di dalam penyampaian Ustaz Adi Hidayat tersebut, ditegaskan bahwa jangan sampai mengkhawatirkan rezeki seorang anak.
“Jangan kalian sampai mengeksekusi anak-anak kalian, karena takut kemiskinan, takut tidak mendapat rezeki," tuturnya.
Sebab terdapat pada sebuah ayat yang menegaskan perihal itu.
Sehingga tidak perlu merisaukan kehadiran seorang anak, sebab bisa saja rezeki orang tua dititipkan melalui anaknya.
“Itu sudah ada sampai ayatnya turun menegaskan itu. Jadi jangan khawatir dengan keturunan bahwa kata Allah langsung menyampaikan di ayat lain, ‘Boleh jadi rezeki orang tua itu justru dititipkan kepada anaknya,” jelas sang Ustaz.
Ia pun mencontohkan banyaknya fenomena anak-anak penghafal Al-qur'an yang mendapat hadiah haji.
Yang mana para penghafal Al-qur'an tersebut mendapat hadiah atas prestasinya dalam agama.
Hingga akhirnya orang tua yang sudah menabung dalam waktu yang lama untuk naik haji pun bisa segera menunaikan ibadah itu karena wasilah dari sang anak.
"Ini anak menghafal Alquran, orang tua itu nabung-nabung buat haji belum tentu kecapaian nunggu puluhan tahun. Anaknya hafal Alquran diberi hadiah haji, orang tuanya ikut. Wasilah siapa? Dari anak kan," ujarnya.
Kemudian Ustaz Adi Hidayat menilai bahwa gagasan Childfree yang tidak menginginkan keturunan dalam berumah tangga cukup menyalahi fitrah.
Khususnya dalam kehidupan rumah tangga yang selalu mengharapkan kehadiran buah hati.
“Jadi kita bisa nilai yang pertama, bahwa pikiran tentang childfree itu atau keinginan tidak memiliki keturunan dalam berumah tangga adalah sebuah pemikiran yang menyalahi fitrah. Dalam berkehidupan berumah tangga khususnya,” kata UAH.
UAH pun menuturkan, bahwa sebenarnya dalam sisi hukum pemikiran Childfree tidak bertentangan.
Karena hal itu merupakan sebuah pemikiran setiap individu dan bukanlah tindakan kriminal.
Akan tetapi pemikiran tentang seseorang yang tidak mengharap kehadiran buah hati ini tidak layak ditiru.
Mengingat hal itu dikarenakan menurut Ustaz Adi Hidayat sangat menyalahi fitrah sebagai pasangan yang sudah menikah.
“Karena kenapa? Kondisi satu orang tidak harus mewakili psikologi banyak orang kan yang punya persoalan Anda, yang sibuk Anda, yang punya masalah Anda, kenapa kami yang harus tanggung beban Anda,” pungkasnya.
Lalu Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa jika seseorang mempunyai masalah rumah tangga, lebih bijaknya diselesaikan dengan pasangan masing-masing.
Serta tidak perlu mengungkap persoalan itu dan mengajak orang lain untuk melakukan hal serupa.
“Jadi kalau Anda punya persoalan sendiri yang kemudian persoalan itu Anda alami bersama pasangan Anda ya Anda tidak harus mengklarifikasi atau menggeneralisasi persoalan Anda sehingga orang lain harus ikutan seperti Anda,” jelas Ustaz Adi Hidayat. ***
Disclaimer: Artikel ini sebelumnya sudah tayang di Suara.com dengan judul Tanggapi Isu Childfree, Ustadz Adi Hidayat: Sudah Ada Sejak Zaman Jahiliyah https://www.google.com/amp/s/cianjur.suara.com/amp/read/2023/02/12/171000/tanggapi-isu-childfree-ustadz-adi-hidayat-sudah-ada-sejak-zaman-jahiliyah

Share this article
Ustaz Adi Hidayat Sebut Childfree Sudah Ada Sejak Zaman Jahiliyah, Ternyata Merugikan dan Menyalahi Fitrah.