7 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Berbagai Kampus, tapi Lulusannya Banyak Dibutuhkan

Pasalnya masih banyak jurusan kuliah di berbagai kampus yang sepi peminat namun lulusannya sangat dibutuhkan. Berikut ialah daftarnya.
Pasalnya masih banyak jurusan kuliah di berbagai kampus yang sepi peminat namun lulusannya sangat dibutuhkan. Berikut ialah daftarnya.

AYOJAKARTA.COM – Sebagai calon mahasiswa, apa yang kamu pikirkan saat mendengar jurusan kuliah yang sepi peminat?

Pastinya kamu akan berpikir berulang kali untuk masuk atau memilih jurusan kuliah tersebut.

Namun mulai sekarang sepertinya kamu harus merubah mindset jika jurusan kuliah yang sepi peminat maka akan sulit mendapatkan pekerjaan saat lulus nanti.

Pasalnya masih banyak jurusan kuliah di berbagai kampus yang sepi peminat namun lulusannya sangat dibutuhkan.

Baca Juga: GRATIS! 4 Link Tes Minat Bakat Jurusan Kuliah agar Tak Salah Pilih, Bikin Masa Depanmu Lebih Cerah

Dilansir dari akun Tiktok @indonesiacollege, berikut 7 jurusan kuliah sepi peminat di berbagai kampus namun lulusannya sangat dibutuhkan.

1. Ilmu Perpustakaan

Banyak yang mengira jika lulus dari jurusan kuliah yang satu ini nantinya hanya akan menjadi pustakawan atau penjaga perpustakaan.

Itulah sebabnya jurusan kuliah yang satu ini termasuk dalam jurusan yang sepi peminat, padahal peluang kerjanya cukup banyak.

Di mana lulusan dari jurusan kuliah ilmu perpustakaan juga bisa berprofesi sebagai document controller atau bisa juga menjadi sekretaris di berbagai perusahaan.

Bagi yang tertarik jurusan ini bisa memilih di kampus Universitas Brawijaya, UI, UNPAD, UNDIP, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas Airlangga.

2. Kehutanan

Termasuk dalam jurusan kuliah yang sepi peminat, siapa sangka jika Presiden Widodo adalah alumni dari jurusan ini.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi dulu berkuliah di jurusan kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Meski sepi peminat lulusan dari jurusan ini sebenarnya sangat dibutuhkan oleh berbagai instansi BUMN.

Bahkan konversi nasional hingga internasional juga sangat membutuhkan lulusan dari jurusan ini.

Jurusan ini terdapat di kampus, UB, UGM, UNHAS, USU, UNRI, UMM, UNILA, dan UNSRAT.

3. Ilmu Arkeologi

Ketiga ada jurusan kuliah Ilmu Arkeologi yang juga termasuk sepi peminat namun banyak dibutuhkan.

Di jurusan ini mahasiswa akan belajar dan meneliti kondisi barang serta jejak peninggalan zaman dulu.

Saat ini lulusan dari jurusan ini sangat dibutuhkan di berbagai bidang, tidak hanya museum namun juga bisa dikonservasi atau konsultan barang antik.

Beberapa kampus yang memiliki jurusan ini seperti UGM, Unhas, UI, Universitas Halu Oleo (UHO), dan Universitas Jambi.

Baca Juga: Jurusan SMK yang Bagus untuk Wanita Apa Saja? Ini 8 Rekomendasi dengan Prospek Kerja Luas Tak Kalah dengan S1

4. Sastra Jawa

Selanjutnya ada jurusan kuliah sastra jawa yang juga termasuk sepi peminat namun banyak dibutuhkan.

Jurusan kuliah yang satu ini juga terdapat di banyak PTN yang ada di Indonesia seperti UNY, Unnes, UI, UGM, dan Universitas Udayana.

Lulusan dari jurusan kuliah satu ini tidak hanya dibutuhkan untuk jadi guru Bahasa Jawa tetapi juga bisa jadi penerjemah, alih Bahasa, hingga dosen.

5. Astronomi

Di urutan kelima ada jurusan kuliah astronomi yang masuk daftar sepi peminat namun banyak dibutuhkan.

Selain sepi peminat, jurusan ini rupanya juga hanya ada di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) saja.

Padahal lulusan dari jurusan ini sangat dibutuhkan oleh lembaga seperti LAPAN, BMKG, Observatorium, Nasa, dan lainnya.

6. Filsafat

Berikutnya jurusan kuliah yang sepi peminat namun banyak dibutuhkan adalah jurusan kuliah filsafat.

Banyak dibilang jika jurusan ini merupakan induk dari semua jurusan kuliah sehingga membutuhkan proses berpikir yang logis dan juga penalaran yang bagus.

Biasanya lulusan dari jurusan ini akan memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah sehingga kerap dibutuhkan oleh berbagai perusahaan dan instansi.

Jurusan kuliah filsafat terdapat di beberapa kampus seperti UI, UGM, UNY, Universitas Katolik Parahyangan, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, dan Universitas Sanata Dharma.

7. Teknik Geodesi

Terakhir ada jurusan kuliah Teknik Geodesi yang masuk dalam jurusan sepi peminat tapi banyak dibutuhkan.

Teknik Geodesi adalah jurusan kuliah yang mempelajari pemetaan dan survey di lapangan serta tentang prospek pertanahan di Indonesia.

Lulusan dari jurusan ini sangat dibutuhkan oleh lembaga seperti Badan Pertanahan Nasional, LAPAN, BAppeda, dan sejenisnya.

Kampus dari jurusan kuliah Teknik Geodesi ini ada di UGM, Unila, Undip, ITB, Politeknik Negeri Banjarmasin, kampus swasta ITP, kampus swasta Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah dengan Biaya UKT dan IPI Termurah di Universitas Indonesia (UI)

Ya, itulah 7 jurusan kuliah sepi peminat di berbagai kampus namun lulusannya sangat dibutuhkan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kampus
# sepi peminat
# jurusan kuliah

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.