Bansan, Kedai Mungil Favorit Milenial di Bilangan Cipete

Restoran Bansan/Ayojakarta.com
Restoran Bansan/Ayojakarta.com

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Restoran Bansan, salah satu spot makan yang tengah hits di kalangan millenial Jakarta. 

Berlokasi di bilangan Cipete, Jakarta Selatan, kedai mungil berukuran luas 3x15 meter ini dikelola duo sobatan, Paquita Genuschka atau akrab disapa Genus, bersama Gilang Candraditya. 

Dekor hiasan neon sign mane kineko ditambah poster-poster pop art yang menempel di dinding membuat suasana kedai ini kental akan budaya Jepang. 

Di dalamnya, terdapat lima meja dengan total 10 kursi yang sejajar meja bar. Ada tambahan empat kursi menghadap tempat kasir.   

Bahkan, pengunjung yang berdatangan rela antre untuk bisa mendapatkan tempat duduk. Lantas apa yang membuat rumah makan ini jadi pilihan favorit?

Saat ditemui reporter Ayojakarta, Genus tampak sibuk melayani pengunjung. "Kenapa target gue anak muda karena makin ke sini orang makin sibuk, orang semakin tidak ada waktu untuk makan kemudian leyah-leyeh dan santai santai, jadi ini makanan yang cepat," ucap Genus yang juga keseharian penyiar radio Prambors, Rabu (16/10) malam.

Pengunjung pun dibuat simpel dalam menentukan pilihan. Sebab, hanya ada tiga pilihan menu utama, yaitu Fire Nanban (Rp 43 ribu), OG Chicken Nanban (Rp 40 ribu), dan Triple Sauce Roast Beef (Rp 55 ribu). Namun untuk pemesanan via aplikasi, harganya dinamis. 

Genus dan Gilang sudah bersahabat sejak SMA. Awal-awal merintis pada 21 Oktober 2018, Bansan menyediakan 100 mangkuk. Namun kini sudah mencapai 300 mangkuk, apalagi di akhir pekan minimal 400 mangkuk.   

Bagi Genus sendiri, memasak adalah passion. Karena itulah ia tak mau asal menyajikan tiap menu makanan kepada pelanggan. 

"Karena gue pribadi, gue memasak dengan cinta. Jadi apa yang gue salurkan, gue berharap orang-orang yang memakannya nggak sekedar kenyang atau enak tapi orang tuh happy makannya. Kalau sudah makan makanan enak dan loe happy itu seharian pasti mood loe bagus," tuturs cewe kelahiran Jakarta, 20 November 1990 berfilosofi. 

Genus mengaku perlu riset sebelum membuka usaha restoran ini. "Gue test market, jadi sebelum gue punya restoran sembari mencari tempat kita jualannya pre order di Instagram, jadi konsumen kritik dan saran di akun itu, setelah orang-orang bilang dan repeat order akhirnya gue yakin," paparnya.

Terakhir, tips dari Genus adalah keyakinan dan tidak berfokus pada penghasilan.

"First think first lo harus yakin dengan apa yang lo jual, apapun itu, misalkan mau jadi penyanyi lo harus yakin dengan karya yang lo buat. Kalau lo mau buka restoran ketika seseorang hanya memikirkan duit nggak akan jadi itu barang," tandasnya. 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gaya hidup sehat
# Kuliner

News Update

Nasional

Bukan Cuma Tebu, Toyota dan Pertamina Garap Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah di Lampung

Arahan Presiden Prabowo, mandatori bioetanol rilis 2027 pasca uji E5 Juli 2026. Proyek terintegrasi di Lampung gandeng Toyota-Pertamina guna olah limbah biomassa jadi bioetanol generasi kedua.

Metropolitan

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Bersama Breathe Cities untuk Wujudkan Kualitas Udara Bersih di Ibu Kota

Program ini merupakan inisiatif global yang berfokus pada percepatan penanganan polusi udara di kawasan perkotaan

Jakarta Pusat

Dari Sampah Jadi Cuan, Pupuk Kompos Buatan Cempaka Putih Timur Dijual Rp10 Ribu per Kg

Program ini telah berjalan sekitar tiga bulan dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Jakarta Timur

Pramono Anung Buka Suara Usai Tragedi Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung: 1 WNA dan 2 WNI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait tragedi maut yang menimpa tiga orang pekerja yang tengah bertugas di dalam gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Catat! Akses Penumpang KRL Stasiun Karet Dipindahkan ke BNI City per 28 September 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan perubahan ini berlaku seiring integrasi dari kedua stasiun.

Metropolitan

Penataan Kabel SJUT Tidak Bisa Dilakukan Cepat dam Serentak, Pramono Anung: Karena Begitu Banyak dan Kompleks!

Pemprov DKI sudah memulai proses penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Metropolitan

Tekan Angka Tawuran, Pramono Anung akan Perbanyak Lapangan Bola hingga Ring Tinju di Jakarta!

Pramono mengungkapkan bahwa penyediaan sarana seperti lapangan sepak bola, arena skateboard, hingga ring tinju akan menjadi prioritas untuk memberikan kegiatan yang bermanfaat.

Bisnis

Pakai Panel Surya dan Biogas, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Fasilitas Hijau di Karawang

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Regional JBB puji Program Ngabedahkeun Walahar di Karawang. Sukses olah eceng gondok via teknologi Hydropure!

Jakarta Timur

Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut, Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Anggaran Rp 300 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Pramono Anung menegaskan bahwa percepatan normalisasi Kali Ciliwung menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Bisnis

BRI Permudah Akses Investasi Ritel Lewat Peluncuran ORI030 Berkupon Hingga 7,00 Persen

BRI hadirkan ORI030 dengan kupon tetap hingga 7,00 persen per tahun di BRImo. Yuk aman investasi dijamin negara, beli sekarang sebelum habis!

Jakarta Pusat

Kabel Fiber Optik Menjuntai di Jalan Cideng Ditertibkan,Ditargetkan Selesa dalam 2 Pekan

Penataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Bisnis

Mengendus Penyelewengan Sejak 2024, BNI Seret Kasus KUR Jember ke Polisi

BNI tegaskan kasus KUR Jember berawal dari laporan proaktif perseroan sejak 2024. Manajemen terapkan zero tolerance terhadap fraud!

Metropolitan

Pertama di Indonesia! Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling, Pramono Anung: Wujudkan Jakarta Ramah Hewan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan layanan mobil klinik hewan keliling di RPTRA Mustika 2, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 10 Juli 2026.

Jakarta Timur

Wujudkan Jakarta Kota Global, Perumda Pasar Jaya Luncurkan Gerakan GEBER di Pasar Induk Kramat Jati!

Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat, 10 Juli 2026.

Metropolitan

Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut! Pramono Anung Jamin Pembebasan Transparan, Target Rampung 2027

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proses pembebasan lahan dalam proyek ini berjalan transparan tanpa melibatkan pihak ketiga atau perantara.

Metropolitan

Waspada! BPBD DKI Jakarta Beri Peringatan Banjir Rob di Pesisir Utara hingga 16 Juli 2026, Cek Daftar Wilayahnya

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi pada periode 9 hingga 16 Juli 2026.

Metropolitan

Jika Jadi Nobar Piala Dunia 2026 di JIS, Pramono Anung akan Sesuaikan Jam Operasional KRL dan Transjakarta!

Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian jam operasional moda transportasi publik, seperti KRL dan Transjakarta, untuk mendukung rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di JIS.

Bogor

Tak Disangka! Ahli Kunci Asal Ciawi Ini Dilibatkan Mabes Polri untuk Bobol Brankas Rp476 Miliar di Sentul

Polri libatkan ahli kunci asal Ciawi untuk membongkar brankas rahasia di Sentul City pada Juli 2026. Brankas berisi emas dan uang Rp476 miliar ini diduga terkait kasus korupsi korporasi besar.

Metropolitan

Hanya Dibuka 2.843 Lowongan, 132.627 Orang Lamar Program Padat Karya Pemprov DKI Jakarta!

Program Padat Karya dari Pemprov DKI Jakarta mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat, tercatat 132.627 orang telah mendaftarkan diri untuk rekrutmen tersebut.

Nasional

Apa Isi Perpres Nomor 66 Tahun 2025 yang Jadi Dasar TNI Jaga Rumah Febri Adriansyah?

TNI jaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah berdasarkan Perpres 66/2025 tentang perlindungan jaksa. YLBHI kritik keras aksi ini karena dinilai berlebihan dan berpotensi mengintervensi hukum sipil.