AYOJAKARTA.COM – Kabar keretakan rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih diperbincangkan.
Kabar perceraian Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika sempat menggemparkan publik.
Pasalnya Anne Ratna Mustika lah yang menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Anne Ratna Mustika melayangkan gugatan cerai kepada Dedi Mulyadi pada 19 September 2022 lalu.
Hingga saat ini, Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih menjalani proses perceraian.
Baca Juga: Gempa Terasa di Jakarta hingga Bogor!
Proses perceraian Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika sudah sampai pada persidangan kelima.
Persidangan kelima tersebut berlangsung pada 16 November lalu.
Dikabarkan sebelumnya, Anne Ratna Mustika mengungkapkan alasannya yakin menceraikan Dedi Mulyadi.
Anne Ratna Mustika menyampaikan bahwa Dedi Mulyadi telah melanggar syariat islam serta tidak memberikannya nafkah.
Disebut tak memberikan Anne Ratna Mustika nafkah, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan terakit nafkah yang disinggung oleh Anne Ratna.
Baca Juga: Romantisme Penggemar Bharada E, Kirim Karangan Bunga ke PN Jaksel Sebagai Bukti Dukungan
Dedi Mulyadi kemudian mempertanyakan terkait kebutuhan apa yang terasa kurang.
“Saya sudah 51 tahun, istri saya juga sama kan sudah 40, ngomong cinta udah ga musim sekarang, ngomong kebutuhan apa sih yang kurang?” tanya Dedi.
“Makan cukup, minum cukup, mobil ada difasilitasi oleh negara, ajudan difasilitasi oleh negara, beras difasilitasi oleh negara, baju difasilitasi oleh negara. Seluruh kebutuhannya dari A sampai Z semua difasilitasi oleh negara,” sambungnya.
Terkait pernyataan Anne Ratna yang mengatakan bahwa Dedi Mulyadi tak terbuka terkait manajemen keuangan rumah tangga, pria yang akrab disapa Kang Dedi ini beri penjelasan.
Dedi menjelaskan bahwa rumah tangga Bupati memiliki anggaran rumah tangga yang diatur dalam APBD Purwakarta.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa ia masih membiayai rumah tangganya, terutama terkait pendidikan anak-anaknya.
Baca Juga: Momen Bisik-Bisik Richard Eliezer dengan Penasehat Hukum Ronny Talapessy saat Persidangan
“Yang paling besar sudah hampir selesai di Unpad, yang kedua sekarang masuk di Unpar fakultas hukum, biayanya dari mulai uang masuk Unpar sampe biaya kos setahun itu saya yang jamin,” ungkapnya.
Dedi juga menambahkan bahwa ia juga menanggung biaya pengasuh anak bungsunya yang masih kecil.
“Yang bungsu lagi lucu-lucunya, diasuh oleh Teh Elis, biaya pengasuhannya gaji tiap bulannya saya yang jamin, karena itu tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga,” tambahnya.
Lebih jauh, Dedi juga mengutarakan terkait aset-aset yang dimiliki.
Baca Juga: Innalillahi, Bupati Anne Ratna Mustika Berduka Kepergian Pimpinan Ponpes Cipasung
“Di persawahan rumah bagus gede, dari semenjak ambu pindah ke rumah dinas ga pernah ditengok itu rumah, padahal itu rumah bersama rumah keluarga kita yang membesarkan anak-anak kita, hari ini lagi saya renovasi, tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga,” ujar Dedi.
Menurut Dedi, ia memiliki tanggung jawab sebagai kepala keluarga mengenai aset-aset tersebut.
“Aset satu lagi ada vila bagus banget, itu saya urus setiap hari karena itu aset keluarga dan bayar pajak, bayar listrik tiap bulan yang mencapai 20 juta, nah itu saya yang bayar gitu loh,” ucapnya.
“Disitu lah hidup saling bersama saling membagi, urusan beras sudah ditanggung negara, urusan lain saya yang nanggung termasuk menyiapkan aset-aset anak saya masa depan,” tutupnya.***

Share this article
Dedi Mulyadi memberikan penjelasan terakit nafkah yang disinggung oleh Anne Ratna. Dedi Mulyadi kemudian mempertanyakan terkait kebutuhan.