AYOJAKARTA.COM- Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau biasa dipanggil Bharada E merupakan salah satu dari 5 terdakwa dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yang tengah menjalani proses persidangan.
Sebelumnya Richard sudah dua kali berganti pengacara untuk menghadapi kasus yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga.
Ternyata dibalik pergantian pengacaranya tersebut. Rupanya ada cerita menarik yang membuat Richard memutuskan untuk mengganti pengacara pertama Andreas Nahot Silitonga, serta Deolipa Yumara dan M Boerhanuddin untuk kasusnya ini
Baca Juga: Rizky Billar Dituding Cuma Punya Mobil Sewaan, Sang Kakak Jelaskan Hal Ini
Mengutip dari Kompastv Selasa, (15/11/2022). Ronny Talapessy merupakan kuasa hukum ketiga yang mendampingi Richard dari penyelidikan sampai proses persidangan berlangsung.
Sementara itu, kepada Ronny Talapessy, Richard juga mengungkap semua alasannya untuk berganti pengacara.
Adapun kisah dan proses pergantian kuasa hukum hingga dirinya ditunjuk mendampingi Richard selama ini ternyata tidak lepas dari rasa kemanusiaannya yang melihat posisi Richard yang tak berdaya melawan kekuasaan Sambo pada waktu itu.
Baca Juga: Sebelum Sulastri, Hillary Pernah Bantu Loloskan Calon TNI hingga Tamtama Polri
"Pengacara pertama dicabut karena masih memakai skenario yang awal," ungkap Ronny yang dikutip pada Selasa (15/11/2022) di tayangan Kompastv.
Pasalnya skenario awal yang dimaksud oleh Ronny ialah cerita tentang baku tembak antara Eliezer dan Yosua serta pelecehan yang dilakukan Yosua terhadap Putri Candrawathi di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Dalam hal ini Ronny menceritakan, setelah ditetapkan menjadi tersangka, Eliezer mengalami pergulatan batin yang akhirnya membuat dia memutuskan untuk membongkar semua peristiwa sebenarnya kepada penyidik dan berbalik membantah skenario yang disusun oleh atasannya saat itu, Ferdy Sambo.
Melalui pengakuan Richard tersebut akhirnya terungkap bahwa Andreas adalah kuasa hukum yang disiapkan oleh Sambo.
Baca Juga: Calon Polwan, Sulastri Irwan Lolos Dibantu Hillary yang Juga Pernah Tangani Kasus Serupa
Setelah pengunduran Andreas, kemudian Deolipa Yumara ditunjuk menjadi kuasa hukumnya oleh Bareskrim selama satu hari membuat dirinya merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk mengganti kuasa hukumnya kembali.
"Tapi pendampingan itu hanya cuma satu hari. Satu hari saja, selebihnya tidak didampingi. Richard sampaikan ke saya terus kemudian tidak nyaman," jelas Ronny kembali.
Disisi lain pihak keluarga Bharada E pun berkomunikasi dengan Ronny Talapessy untuk bisa mendampingi Richard selama proses hukum berlangsung. Pasalnya, keluarga Richard mengetahui bahwa perkara yang dialami anaknya sangat serius dan bukan main-main.
Setelah bertemu dengan orang tua Richard akhirnya Ronny memutuskan untuk membantu Richard dalam kasus pembunuhan berencana tersebut dengan alasan rasa kemanusiaan.
"Saya melihat bahwa Richard Eliezer ini dalam posisi saksi paling lemah, kemudian backgroundnya orang tuanya, hidupnya berkecukupan, itu juga yang membuat panggilan kami dan kami sudah terbiasa kalau ngurusin kasus prodeo," kata Ronny ketika ia menjelaskan alasannya untuk membantu Richard. ***

Share this article
Sebelumnya Richard sudah dua kali berganti pengacara untuk menghadapi kasus yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.