AYOJAKARTA.COM- Atlet panjat tebing asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kiromal Katibin (21) kembali mencatatkan rekor dunia baru di ajang kejuaran IFSC World Cup Chamonix 2022, Perancis.
Kiromal Katibin yang akrab dengan julukan Spiderman Indonesia lagi-lagi mencatat rekor waktu tercepat yaitu dengan catatan waktu 5.00 detik.
Rekor yang luar biasa ini ia raih pada saat babak kualifikasi IFSC World Cup Chamonix 2022 di Perancis yang berakhir pekan lalu.
Baca Juga: 10 Tanda Hubungan Sehat dan Akan Bertahan Lama, Tidak Mengekang dan Saling Percaya Satu Sama Lain
Video Spiderman Indonesia melesat sangat cepat memanjat dinding tebing pun beredar dan diunggah pertama kali oleh @fpti_official (30/6/2022)
Laman resmi Federasi Olahraga Panjat Tebing Internasional (IFSC), menyebutkan bahwa Kiromal Katibin sudah pernah dua kali melakukan pemecahan rekor di Swiss.
Sebelum membukukan waktu 5,04 detik, pada hari yang sama dia lebih dulu melibas dinding setinggi 15 meter dengan catatan waktu 5.09 detik.
Baca Juga: Pameran PEVS 2022 di JIExpo Tawarkan 50 Brand Kendaraan Listrik
Torehan waktu di Swiss lebih baik dari sebelumnya saat dia tampil di nomor speed putra pada babak kualifikasi di World Cup International Sport Climbing (IFSC) di Salt Lake City, Amerika Serikat (AS), Jumat (27/5/2022) dengan catatan waktu 5.10 detik.
Secara keseluruhan ini merupakan kali ke lima atau ke tiga sepanjang tahun 2022 nama Kiromal Katibin tercatat sebagai pemegang rekor dunia panjat tebing untuk nomor speed putra.
Mengutip dari akun media sosial Ketua Umum FPTI @yennywahid (9/7/2022), dirinya mengaku bersyukur. "Alhamdulillah Kiromal Katibin kembali menorehkan prestasi luar biasa dengan memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri, dengan catatan waktu 5 detik dalam babak semi final.", kata Yenny Wahid.
Baca Juga: BSU 2022 Jadi Cair atau Tidak? Ini Pernyataan Resmi dari Kemnaker
Namun sayang dewi fortuna belum berpihak kepada Katibin saat ia menghadapi partai final, sehingga ia sempat terpeleset dan gagal meraih medali.
"Walaupun sayangnya ketika pertandingan final, ia terpeleset sehingga tidak berhasil mendapatkan medali dalam kejuaraan kali ini. Namun syukurlah, rekan-rekannya, Aspar Jailolo dan Desak Rita berhasil mendapatkan medali perunggu dan Vedriq Leonardo serta Salsabilla berhasil masuk peringkat 4 untuk putra dan putri." tandas Yenny Wahid. Arif Nurrohman

Share this article
Atlet panjat tebing asal Kabupaten Batang, Jateng, Kiromal Katibin (21) mencatatkan rekor dunia di kejuaraan IFSC World Cup Chamonix 2022