KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Bareskrim Polri memeriksa afiliator binary option yakni Doni Salmanan terkait kasus platform Quotex. Sebelum memeriksa Doni Salmanan, polisi telah menetapkan crazy rich Medan, Indra Kenz, sebagai tersangka terkait kasus Binomo.
Doni Salmanan diperiksa polisi terkait kasus dugaan judi online aplikasi berkedok trading binary option bernama Quotex. Ia juga diduga melakukan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Terkait hal tersebut, Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada jika ada ajakan yang menggiurkan.
Baca Juga: Jadi Tersangka, Doni Salmanan Terancam Dimiskinkan Seperti Indra Kenz
"Dan yang terpenting setelah ada kasus IK (Indra Kenz) dan DS (Doni Salmanan) kami imbau masyarakat ini jadi pelajaran, agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban," ujarnya, Selasa 8 Maret 2022 malam.
"Dengan gampang terima informasi, gampang mudah diiming-imingi dengan mendapatkan sesuatu, jadi pembelajaran harus lihat apakah trading legal atau ilegal, dan logika masuk akal, agar tidak ada lagi masyarakat jadi korban seperti ini," tuturnya.
Setelah memeriksa Doni Salmanan, nantinya penyidik akan melakukan pemeriksaan kemana saja aliran dana Doni Salmanan.
"Iya kan harus disita. Namanya menerima uang hasil tindak pidana gak boleh, tapi orang gak tahu dikasih tahu dan ada itikad pengembalian itu lain. Maka kami kerjasama dengan satgas waspada investasi, PPATK, untuk pengusutan. Maka kami akan telusuri berapa banyak yang terafiliasi dan sangat banyak sekali," tuturnya.
Baca Juga: Fix! Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Investasi Aplikasi Binomo, Indra Kenz Hari ini Ditahan
Selain menahan dan menetapkan Doni Salmanan sebagai tersangka, polisi juga akan melakukan penyitaan terhadap seluruh aset Doni Salmanan yang berasal dari tindak pidana tersebut.
"Barang bukti yang disita ada handphone hp jenis iPhone 13, akun YouTube dengan nama King Salmanan, dua akun email yg terkoneksi dengan akun YouTube dan akun Quotex, ada satu bundel mutasi rekening bank atas nama tersangka, ada bundel bukti transfer deposit whitdraw, satu flashdisk file hasil download video YouTube king Salman," katanya
Share this article
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada jika ada ajakan yang menggiurkan.