GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemprov DKI menganggarkan Rp605 miliar untuk menyalurkan program pangan bersubsidi untuk warga ibu kota kurang mampu mulai 4 sampai dengan 31 Oktober 2021.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui akun Instagram pribadi @aniesbaswedan yang dikutip Rabu, (13/10/2021) menjelaskan tata cara pendaftaran online untuk 6 jenis bahan pangan subsidi murah yang diberikan kepada warga ibu kota.
-
Kunjungi link https://antriankjp.pasarjaya.
co.id/ -
Lakukan verifikasi awal, masukkan 7 digit terakhir nomor kartu ATM
-
Masukkan tanggal lahir dengan format tahun, bulan, dan tanggal (KJP: bisa tanggal lahir ibu atau tanggal lahir anak)
-
Kalau bisa masuk verifikasi awal, artinya nama kamu sudah terdaftar di whitelist Bank DKI
-
Lanjutkan mengisi biodata diri dan memilih lokasi, hari, tanggal, dan jam yang kamu inginkan
Perlu diketahui, terdapat perbedaan pangan bersubsidi Oktober 2021 dengan September 2021 kemarin. Untuk bulan ini, aplikasi pendaftaran online hanya untuk lima hari ke depan.
"Apabila mendaftar akses antrian online pada 29 September 2021, maka tanggal yang bisa dipilih adalah sampai 4 Oktober 2021," ujar Anies.
Lalu, jika kamu mendaftar pada 6 Oktober 2021, maka tanggal pendaftaran yang dipilih adalah 6 sampai dengan 11 Oktober 2021. Kemudian, mendaftar pada 20 Oktober 2021, maka bisa memilih tanggal 20 sampai dengan 25 Oktober 2021, begitu seterusnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengimbau para penerima manfaat untuk tetap menjaga protokol kesehatan saat mengantri di lokasi untuk pembelian pangan bersubsidi.
"Pada masing-masing lokasi distribusi diberlakukan kuota maksimal 150 hingga 2.000 orang per hari disesuaikan dengan sarana dan prasarana lokasi distribusi," kata Suharini, Minggu (10/10/2021) lalu.

Share this article
Pemprov DKI menganggarkan Rp605 miliar untuk menyalurkan program pangan bersubsidi untuk warga ibu kota kurang mampu