PBB Naik hingga 1000 Persen, Masyarakat Cirebon Siap Gelar Demonstrasi Seperti di Pati

Kenaikan PBB disejumlah kota di Indonesia
Kenaikan PBB disejumlah kota di Indonesia

AYOJAKARTA.COM – Keluhan warga Pati akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB sebesar 250 persen, membuat ribuan warga menggelar demonstrasi.

Dinilai tidak mengindahkan kondisi warga Pati yang terhimpit ekonomi, kenaikan PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan sebesar 250 persen berbuntut terbitnya Hak Angket dari DPRD Pati.

Aksi demonstrasi yang berujung kisruh warga Pati akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB sebesar 250 persen, kini berpotensi terulang di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga: Cuman Rp4 Jutaan, Ini Spesifikasi Motorola G86 Power yang Punya Performa Kece!

Berbeda dengan masyarakat Pati yang menunjukkan protes keras karena kenaikan PBB 250 persen, warga Bone cenderung senyap meski terjadi kenaikan sebesar 65 persen.

Sementara di Semarang, kenaikan PBB juga terjadi dengan jumlah persentase kenaikan hingga mencapai 441 persen.

Kenaikan PBB yang kini tengah menjadi sorotan terjadi di Jombang, Jawa Timur serta Cirebon, Jawa Barat dengan nilai kenaikan 1000 persen.

Terkait dengan persentase kenaikan PBB hingga mencapai 10 kali lipat, kelompok masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Pelangi Cirebon menyatakan penolakan.

Warga Cirebon menilai, kenaikan PBB hingga mencapai sepuluh kali lipat, bukan hanya dirasa membebankan tetapi juga tidak masuk di akal.

Baca Juga: Menjadi Destinasi Wisata Religi, Ini Keunikan dari Masjid Apung Ancol!

Karena itu warga mendesak agar Perda Nomor 1 Tahun 2024 sebagai Dasar Hukum yang menjadi regulasi segera ditindak-lanjuti sehingga tidak membebankan masyarakat.

Atas rencana kenaikan tersebut, warga Cirebon mengancam akan menggelar aksi sebagaimana sebelumnya telah dilakukan oleh warga Pati.

Terkait dengan adanya rencana kenaikan PBB hingga 1000 persen, Effendi Edo selaku Walikota Cirebon Kota menyanggah anggapan tersebut.

Menurut Edo, pemberlakuan Perda Nomor 1 Tahun 2024 yang menjadi landasan kenaikan PBB di Cirebon saat ini tengah dalam proses pengkajian ulang.

Adapun besaran persentase kenaikan PBB yang direncanakan berlaku di Cirebon, menurut Edo berkisar di angka 500.

Baca Juga: Spesifikasi Tecno Spark Go 5G: Performa Mulus untuk Scrolling dan Main Game, Baterai Tahan Seharian

Namun demikian Edo berkomitmen akan terus melakukan pembahasan mendalam dengan seluruh warga Cirebon, terkait dengan besaran kenaikan PBB.

Selain disampaikan oleh Walikota, pernyataan senada terkait dengan adanya upaya mengkaji regulasi juga diungkapkan oleh Hari Saputra Gani selaki Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon 1.

Menurut Hari, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan masyarakat Cirebon, sehingga kabar kenaikan PBB sebesar 1000 persen tidak sepenuhnya benar.

Hasil dialog yang berkenaan dengan upaya melakukan revisi terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2024, menurut Hari akan diputuskan pada September mendatang.

“Kita sudah akan merevisi Perda tersebut, semoga ini menjadi hadiah hari kemerdekaan bagi warga Cirebon,” jelasnya dikutip Ayojakarta dari Kompas TV Pontianak. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Effendi Edo
# Kenaikan
# Cirebon
# pati
# Demo
# PBB

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.