AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi bahwa musim hujan di Kota Jakarta akan datang lebih cepat.
BMKG mengatakan jika saat ini Indonesia sudah mulai memasuki masa peralihan menuju musik hujan.
Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, musim hujan diprediksi akan tiba pada Agustus 2025 hingga April 2026 dengan puncak hujan yang bervariasi di berbagai wilayah.
Situasi ini akan meluas ke sebagian wilayah pada September-November 2025.
Baca Juga: BNI Perkuat Good Corporate Governance Bersama KPK
- November-Desember 2025: Sumatera dan Kalimantan
- Januari-Februari 2026: Jawa, Sulawesi, Maluku dan Papua
BMKG juga memprediksi seperti di wilayah Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah berpotensi mengalami musim hujan di atas normal.
Potensi dampak hujan biasanya akan mengakibatkan banjir, genangan, tanah longsor, hingga angin kencang.
Lantas apa saja yang perlu dilakukan agar tetap aman dan nyaman saat beraktivitas, khususnya di Jakarta?
Salah satunya yakni terus update soal info peringatan dini cuaca terkini.
Berikut langkah mitigasi hadapi bahaya hidrometeorologi:
- Waspada penyakit musim hujan, seperti DBD dan diare
- Hati-hati saat berkendara, hindari berteduh di bawah pohon besar dan jangan mengebut
- Rutin pantau info prakiraan cuaca terkini dari akun resmi terkait
Baca Juga: Masyarakat Diminta Tak Percaya Info Bohong Bantuan Dana Gereja
- Tahu wilayah potensi banjir dan potensi pohon tumbang
- Sedia payung, jas hujan hingga tas siaga bencana
- Periksa dan bersihkan saluran air serta drainase sekitar lingkungan rumah
- Tidak membuang sampah sembarangan, seperti di kali atau selokan
Untuk warga Jakarta bisa memantau kanal informasi genangan dan banjir melalui:
Baca Juga: Berusia 76 Tahun, Profil Djamari Chaniago Menko Polkam Indonesia yang Sempat Menjadi Bagian DKP
- jaki
- BMKG dan BPBD
- Jakarta Siaga 112 yang merupakan panggilan darurat.***
Share this article
Berikut ini adalah mitigasi hadapi bahaya hidrometeorologi jelang musim hujan di Jakarta, apa saja?