AYOJAKARTA.COM - Setidaknya 34 personel TNI Angkatan Dapat akan mengikuti Pelatihan Manajemen Makanan Institutional yang dilaksanakan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM), Singapura.
Pelatihanan ini dilakukan selama 6 hari lamanya yakni mulai 13-18 Oktober 2025.
TNI AD mengikuti pelatihan ini untuk mempelajari bagaimana Singapura melakukan Manajemen Makanan militer agar bisa diterapkan di program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Kenaikan Dana Reses DPR Menjadi Rp704 Juta Jadi Sorotan! Dana untuk Apakah Itu?
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber setelah pelatihan ini selasai 34 personel TNI AD diharapkan akan memberikan Ilmu bermanfaat yang bermanfaat.
Pelatihan ini hadir setelah pertemuan yang dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Dapat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bertemu dengan Kasad Singapura pada Juli 2025.
Materi dari pelatihan ini terdiri dari 4 yakni, food preparation, food safety, food nutrition, dan food technology.
Keikutsertaan TNI AD dengan program ini disampaikan oleh Kapala Dinas Penerbangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana.
Baca Juga: Hari Museum Nasional: Sejarah, Fakta Menarik dan 11 Museum di DKI Jakarta
Wahyu menyebutkan keikutsertaan TNI AD untuk memastikan program MBG berhasil.
"Pelatihan TNI AD untuk memperkuat sistem penyediaan makanan Bergizi yang aman, efisien, Dan berkelanjutan..," dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV pada Minggu 12 Oktober 2025.***
Share this article
Setidaknya 34 personel TNI Angkatan Dapat akan mengikuti Pelatihan Manajemen Makanan Institutional yang dilaksanakan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM), Singapura.