AYOJAKARTA.COM - 1.005 pelajar dari berbagai SMAN di DKI Jakarta dikukuhkan sebagai Pelajar Duta Tramtibum (Prabu) Jakarta 2025 di JIEXPO Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis, 13 November 2025.
Pengukuhan Prabu Jakarta 2025 tersebut dilakukan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyinggung kehadiran Prabu Jakarta di lingkungan sekolah akan memberikan dampak positif untuk menjaga ketertiban dan ketentraman.
“Mereka akan menjadi role model dan sekaligus menjadi kepanjangan tangan Satpol PP untuk menjaga keamanan, kenyamanan, ketertiban yang kemudian kita sebut dengan Jaga Jakarta,” ujarnya.
Baca Juga: Program Bansos dan Dana Reses DPRD Aman! APBD DKI Jakarta 2026 Rp81,3 T Sudah Resmi Disetujui
Pramono pun berharap hadirnya Prabu Jakarta akan menjadi pengingat untuk tidak melakukan tindakan tak terpuji di lingkungan sekolah salah satunya perilaku perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, hingga aksi tawuran pelajar.
"Karena merekalah yang kemudian menjadi kepanjangan tangan dari Satpol PP,” jelas Pramono.
Berperan sebagai pelopor dan agen perubahan hadirnya Prabu Jakarta 2025 ini akan menjadi bagian upaya pembinaan generasi muda.
“Prabu Jakarta merupakan akronim dari Pelajar Duta Trantibum Jakarta yang berperan sebagai pelopor dan agen perubahan dalam mewujudkan ketertiban umum, disiplin, dan kesadaran terhadap peraturan daerah di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujar Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan.
Baca Juga: Kenapa Samsung Z Fold 7 Bisa Lebih Unggul dari Z Fold 8 yang Akan Datang?
Prabu Jakarta
Sebagai informasi program Prabu Jakarta ini telah dibentuk oleh Satpol PP sejak tahun 2023.
Setidaknya Prabu Jakarta sudah ada di 80 SMA Negeri dan SMK Negeri yang melibatkan 2.000 pelajar.
Berikut beberapa peran yang akan dilakukan oleh Prabu Jakarta:
- Menjadi pelopor / teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat dalam hal ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) contoh tindak perundungan (bullying), merokok, tawuran, vandalisme, pungutan liar, dan hal-lain yang mengganggu ketertiban.
- Melakukan sosialisasi kebijakan pemerintah daerah terkait ketertiban, serta memantau dan melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.
- Berkolaborasi dengan Satpol PP dan instansi terkait sebagai mitra dalam menjaga lingkungan sekolah dan sekitar agar tetap aman dan tertib.
- Mengorganisir atau terlibat dalam kegiatan kreatif, kampanye, lomba atau aksi sosial yang menumbuhkan kesadaran trantibum di kalangan pelajar (contoh: lomba film pendek, komik, fotografi bertema “Jaga Jakarta”)
Program ini diharapkannya dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kota serta semangat menjaga Jakarta dengan sepenuh hati.
“Kami berharap Prabu Jakarta mampu menjadi mitra, sahabat, perpanjang tangan Satpol PP DKI Jakarta untuk bersama-sama ikut menjaga kota Jakarta tetap aman, nyaman, tenang, tertib dan teratur,” tandasnya.***
Share this article
1.005 pelajar dari berbagai SMAN di DKI Jakarta dikukuhkan sebagai Pelajar Duta Tramtibum (Prabu) Jakarta 2025 di JIEXPO Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis, 13 November 2025.