AYOJAKARTA.COM - Kondisi cuaca yang tidak menentu di ibu kota, membuat Pemprov DKI Jakarta secara rutin melakukan kebijakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Kebijakan OMC yang diambil oleh Pemprov DKI, mendapatkan respons positif dari anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Manuara Siahaan.
Ia menyebutkan bahwa OMC menjadi pilihan terbaik jika melihat prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca Juga: Disdik DKI Jakarta Keluarkan Aturan Baru Penggunaan Gadget di Lingkungan Sekolah! Apa Saja?
“Modifikasi cuaca adalah pilihan terbaik saat ini. Cuaca memang kuasa alam, tetapi manusia diberi kecerdasan dan pengetahuan untuk meminimalkan risikonya, apalagi dampaknya sangat besar bagi Jakarta,” ujar Manuara Senin (19/1).
Dengan menggunakan OMC maka dapat menekankan potensi hujan dengan intensitas berat yang berpotensi menyebabkan bencana.
Meski demikian, ia menekankan, pelaksanaan modifikasi cuaca harus dilakukan pada waktu yang tepat dan berbasis kajian ilmiah.
Lebih lanjut ia mengimbau BPBD DKI Jakarta untuk melakukan analisa pola dan kurva curah hujan secara matang sebelum menentukan waktu pelaksanaan OMC.
“Penentuan timing itu ada ilmunya. Kalau sudah diputuskan mulai tanggal tertentu, saya percaya itu sudah melalui pertimbangan teknis yang matang. Apalagi modifikasi cuaca ini berbiaya besar, jadi jangan dilakukan kalau memang belum mendesak,” katanya.
BPBD DKI Jakarta dalam sepekan ini diketahui akan melakukan OMC.***
Share this article
Kondisi cuaca yang tidak menentu di ibu kota, membuat Pemprov DKI Jakarta secara rutin melakukan kebijakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).