AYOJAKARTA.COM - Jelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, DPRD DKI Jakarta ingat nlonjakan harga pangan.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail yang meminta Pemprov DKI dapat menjaga stabilitas harga pangan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan adanya peningkatan lonjakan konsumsi dari masyarakat dan harus diantisipasi sejak dini.
Dikatakan Ismail, pihaknya secara rutin menggelar rapat koordinasi tahunan dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta tiga BUMD pangan, yakni Perumda Dharma Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan Perumda Pasar Jaya.
“Dari rapat itu kita bisa melihat apakah persiapannya sudah cukup baik atau belum. Selain laporan dalam rapat kerja, kami juga biasanya melakukan tinjauan langsung ke lapangan,” ujar Ismail, Rabu (28/1).
Ditambahkan Ismail, persiapan menyambut Ramadan tahun ini memiliki tantangan tersendiri usai adanya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program tersebut dinilai berpotensi memengaruhi ketersediaan bahan baku pangan di kota-kota besar.
“Dampaknya sudah terasa. Saat ini cukup sulit mendapatkan beberapa bahan baku karena stok di daerah produsen lebih dulu terserap untuk kebutuhan program tersebut,” jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjut Ismail, berpotensi menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga sejumlah komoditas.
Sebab itu, ia meminta Pemprov DKI turut memperhitungkan variabel baru tersebut dalam menyusun strategi pengendalian stok dan harga pangan.***
Share this article
Pemprov DKI untuk memastikan ketersediaan serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026.