AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta menargetkan armada Transjakarta memiliki 1.000 unit bus listrik yang beroperasi penuh pada tahun 2029.
Target ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam mendorong transportasi publik ramah lingkungan sekaligus menekan emisi karbon di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengatakan bahwa armada baru Transjakarta ini akan menggunakan tenaga listrik.
Ia pun memastikan ada penambahan armada bus listrik di tahun 2029 mendatang.
"Bahkan target saya di tahun 2029, 10.000 bus Jakarta itu sudah bus electric," ujar Pramono.
Pramono mengatakan jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta saat ini meningkat pesat.
Salah satunya karena adanya kebijakan yang menggratiskan 15 golongan penumpang.
Naik transportasi umum, kata Pramono, kini menjadi kebiasaan baru bagi warga.
Untuk diketahui, saat ini Transjakarta telah mengoperasikan ratusan unit bus listrik di sejumlah koridor utama dan rute non-BRT.
Armada ini dinilai mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman karena minim getaran dan lebih senyap dibandingkan bus berbahan bakar diesel.
Selain ramah lingkungan, penggunaan bus listrik Transjakarta ini juga dinilai lebih efisien dalam jangka panjang.
Pemprov DKI pun berharap dukungan masyarakat turut mempercepat transisi menuju transportasi hijau.
Dengan target 1.000 bus listrik pada tahun 2029, Jakarta diharapkan bisa jadi salah satu kota di Asia Tenggara yang terdepan dalam pengembangan transportasi publik berbasis energi bersih.***

Share this article
Target bus listrik Transjakarta ini jadi bagian komitmen Pemprov DKI mendorong transportasi publik ramah lingkungan dan menekan emisi karbon.