AYOJAKARTA.COM - Sudah mulai dilakukan sejak awal tahun 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta proses pembongkaran tiang monorel terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said dipercepat.
Sebagai informasi, pembongkaran tiang monorel terbengkalai ini ditargetkan selesai pada bulan September 2026.
Setidaknya 1 tiang per hari dibongkar agar mencapai target di bulan September nanti.
"Jadi untuk tiang monorel, saya mencanangkan kan diselesaikan di bulan September. Tetapi setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat," ujar Pramono, di Hotel Aryaduta Menteng, Jumat (6/2).
Baca Juga: Kecelakaan Turun hingga 40 Persen, TransJakarta Berhasil Layani 413 Juta Pelanggan di Tahun 2025
Kekinian, Pramono Anung meminta pembongkaran tiang monorel dilakukan 4 hingga 5 tiang sehari.
"Kalau dulu hanya satu tiang satu hari, saya minta enggak, kalau perlu 4-5 tiang sehari dan sekarang sudah dilakukan," ucapnya.
Pramono menyebutkan hampir seluruh tiang baja yang berdiri telah dibongkar.
Sehingga proses pengerjaan saat ini dilakukan di struktur betonnya yang diperkirakan membutuhkan waktu yang lebih lama.
Anggaran yang disiapkan untuk pembongkaran monorel ini diketahui sebesar Rp100 miliar terdiri untuk penataan kawasan, termasuk pembongkaran tiang monorel, pembuatan jalan, pedestrian, taman, dan lain sebagainya.***

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta proses pembongkaran tiang monorel terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said dipercepat.