AYOJAKARTA.COM – Sebagai bentuk antisipasi lonjakan arus balik Lebaran, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan memperpanjang jam operasional untuk rute yang terhubung ke terminal atau stasiun besar.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, yang menyebutkan bahwa lonjakan arus balik sering terjadi di stasiun dan terminal besar ibu kota.
Beberapa titik seperti Terminal Pulo Gebang hingga Stasiun Pasar Senen biasanya dipadati aktivitas penumpang saat arus balik.
Baca Juga: Peringatan Dini! BPBD DKI Jakarta: Potensi Angin Kencang 4-5 Maret 2026
Pihak Transjakarta akan memperpanjang jam operasional, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan pada malam hari.
Selain itu, layanan transportasi Transjabodetabek akan digratiskan saat Idul Fitri.
Secara sistem, nantinya transaksi akan tetap tercatat senilai Rp1 meskipun kebijakan yang diterapkan adalah gratis.
Baca Juga: Konflik Iran Memanas, Pertamina Tegaskan Stok BBM Selama Ramadan dan Idufitri Aman
Hal ini dilakukan karena sistem pembayaran elektronik tetap membutuhkan nominal rupiah untuk proses tapping kartu.
Meski demikian, untuk tanggal pasti pemberlakuan kebijakan tersebut masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dinas Perhubungan.
"Tanggalnya tentu nanti kami mengikuti dari Dinas Perhubungan," pungkasnya.***

Share this article
Sebagai bentuk antisipasi lonjakan arus balik Lebaran, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan memperpanjang jam operasional untuk rute yang terhubung ke terminal atau stasiun besar.