AYOJAKARTA.COM - Peringatan dini dibagikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah ibu kota mulai 6 hingga 12 Maret 2026.
Potensi hujan sangat lebat ini berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi di sejumlah wilayah DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan,” ujar Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Sebagai informasi, bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang dipicu oleh faktor cuaca dan iklim, seperti hujan ekstrem, angin kencang, hingga perubahan kondisi atmosfer. Jenis bencana ini umumnya meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, puting beliung, serta gelombang pasang.
Di wilayah perkotaan seperti Jakarta, curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat dapat memicu genangan hingga banjir, terutama di kawasan dengan sistem drainase yang terbatas atau berada di dataran rendah.
Untuk informasi resmi dan pantauan mengenati tinggi muka air bisa melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel serta pembaruan informasi banjir di pantaubanjir.jakarta.go.id.
Baca Juga: Update Tragedi Longsor Sampah Bantargebang: 7 Korban Meninggal Dunia, 1 Korban Masih Dalam Pencarian
Selain itu, masyarakat disarankan menyiapkan perlengkapan darurat seperti payung atau jas hujan serta tas siaga bencana.
Isnawa mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi call center Jakarta Siaga 112 ketika dalam kondisi darurat atau apabila membutuhkan pertolongan. Layanan ini beroperasi 24 jam dan dapat diakses secara gratis.***
Share this article
Peringatan dini dibagikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah ibu kota mulai 6 hingga 12 Maret 2026.