AYOJAKARTA.COM - Di masa mudik Lebaran 2026, berbagai persiapan dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan nyaman.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah angkutan laut dari wilayah Jakarta menuju sejumlah daerah tujuan di Indonesia, terutama bagi warga yang akan mudik ke wilayah kepulauan maupun Indonesia Timur.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan sejumlah titik pemantauan dan posko pengendalian di kawasan pelabuhan serta wilayah Kepulauan Seribu.
Posko ini berfungsi untuk memastikan kelancaran arus penumpang, kesiapan armada kapal, hingga keselamatan perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.
6 Posko Angkutan Laut Mudik Lebaran 2026
Tercatat ada enam posko utama yang disiapkan sebagai pusat pemantauan dan pengendalian angkutan laut Lebaran.
Posko tersebut berada di lokasi strategis yang menjadi titik keberangkatan maupun perlintasan kapal.
Dilansir dari akun Instagram @dishubjakarta, berikut daftar posko angkutan laut Lebaran 2026:
- Pelabuhan Muara Angke
- Pulau Tidung
- Pulau Pramuka
- Pulau Sebira
- Pelabuhan Tanjung Priok
- Pelabuhan Marina Ancol
Selain enam posko tersebut, Dishub DKI juga melakukan pemantauan di 13 wilayah strategis, termasuk beberapa pulau seperti Pulau Pari, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, hingga Pulau Harapan di kawasan Kepulauan Seribu.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan penumpang, kesiapan kapal, serta fasilitas pelabuhan tetap optimal selama arus mudik berlangsung.
Armada Kapal Disiapkan untuk Mudik
Untuk mendukung angkutan laut Lebaran, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jakarta menyiapkan sembilan kapal penumpang yang berbasis di Pelabuhan Tanjung Priok. Kapal-kapal tersebut antara lain:
- KM Ciremai
- KM Dobonsolo
- KM Gunung Dempo
- KM Labobar
- KM Tidar
- KM Kelud
- KM Bukit Raya
- KM Ngappulu
- KM Kelimutu
Kepala Pelni Cabang Jakarta, Antonius Lumban Gaol menjelaskan bahwa armada tersebut memiliki kapasitas yang bervariasi.
Satu kapal mampu mengangkut hingga 3.000 penumpang, enam kapal berkapasitas sekitar 2.000 penumpang, dan dua kapal lainnya dapat membawa 1.000 penumpang.
Sebelum beroperasi, seluruh kapal telah menjalani proses ramp check atau uji kelayakan oleh Inspektur Kelautan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.
Pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen, sistem navigasi, komunikasi, mesin kapal, hingga perlengkapan keselamatan.
Selain itu, kapal juga menjalani perawatan tahunan (annual docking) untuk memastikan kondisi armada benar-benar siap melayani penumpang selama periode mudik.
Diskon Tiket Kapal 30 Persen
Menariknya, pemerintah juga memberikan diskon tiket kapal hingga 30 persen dari tarif dasar.
Potongan harga ini berlaku untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.
Saat ini, ketersediaan kursi untuk rute menuju wilayah Indonesia Timur seperti Ambon, Makassar, hingga Papua dari Pelabuhan Tanjung Priok masih tersedia.
Dengan kesiapan posko pengawasan, armada kapal, serta fasilitas pelabuhan yang terus ditingkatkan, diharapkan perjalanan mudik melalui jalur laut tahun ini dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.***
Share this article
Dishub Jakarta siapkan 6 posko laut dan 9 kapal Pelni untuk mudik 2026. Armada telah melewati uji kelayakan demi keamanan. Tersedia diskon tiket 30% untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.