AYOJAKARTA.COM - Mengantisipasi lonjakan penumpang arus balik Lebaran 2026, Transjakarta resmi memperpanjang jam operasional serta menghadirkan layanan 24 jam di sejumlah koridor.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman.
Khususnya bagi para pemudik yang kembali ke Ibu Kota pada malam hingga dini hari.
Transjakarta juga melakukan penguatan signifikan pada rute-rute yang terintegrasi dengan stasiun dan terminal.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani mengatakan bahwa operasional Transjakarta saat ini berbeda dari operasional reguler.
"Pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta menitikberatkan pada konektivitas antarmoda atau first-last mile,” ujar Ayu.
Ayu juga mengatakan bahwa langkah ini dilakukan demi mengantisipasi peningkatan jumlah pelanggan dari titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota.
Puncak arus balik sendiri diprediksi terjadi pada akhir Maret 2026.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026, PT Transjakarta Tambah 11 Armada Terminal Pulo Gebang!
Sebagai informasi, rute-rute yang terhubung langsung dengan simpul transportasi mengalami penambahan frekuensi layanan hingga 50 persen, perpanjangan jam operasional hingga pukul 23.59 WIB, dan penyesuaian pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta dan bus AKAP.
Berikut adalah rute yang diperkuat dengan layanan BRT:
- Koridor 2A (Pulo Gadung - Rawa Buaya via Balaikota),
- Koridpr 4D (Pulo Gadung - Kuningan),
- Koridor 7F (Kampung Rambutan - Juanda Via Cempaka Putih)
Baca Juga: Peserta SNBT 2026 Wajib Tahu! Pusat UTBK Tidak Bisa Dipilih Seperti Tahun 2025
Sejumlah layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) yakni:
- Tanah Abang–Blok M,
- Senen–Tanah Abang,
- Manggarai–Blok M.
Sedangkan untuk penguatan layanan difokuskan pada titik-titik strategis yaitu:
Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Terminal Pulo Gebang.
Transjakarta juga mengoperasikan layanan 24 jam pada koridor utama seperti Koridor 2 (Pulo Gading - Monas, 4 (Pulo Gadung - Galunggung), 5 (Kampung Melayu - Ancol), 11 (Kampung Melayu - Pulo Gebang dan 14 (JIS - Senen).
“Secara khusus, penambahan 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada 25 hingga 27 Maret 2026 dilakukan sebagai respons terhadap puncak arus balik,” ucap Ayu.***
Share this article
Kebijakan Transjakarta ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman.