AYOJAKARTA.COM - Antisipasi ancaman Muslim kemarau dan El Nino 2026 yang menyebabkan kekeringan panjang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diketahui memasang ground-based generator di sejumlah Gedung tinggi di Jakarta.
Ground-Based Generator ini merupakan alat pemasangan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan oleh BMKG bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan berbagai pihak.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas udara di Ibu kota terlebih ketika musim kemarau hadir.

Sebagai informasi, alat tersebut bekerja dengan melepaskan bahan semai ke udara untuk memicu turunnya hujan.
"Jadi kami akan melepaskan bahan semai, Apakah Itu uap air atau flare khusus. Diharapkan dapat membantu menurunkan hujan sehingga kualitas udara Jakarta menjadi lebih baik," ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kehadiran ground-based generator ini menjadi strategi BMKG untuk menghadapi musim kemarau panjang di wilayah Indonesia.
El Nino diperkirakan BMKG akan terjadi pada Juni 2026 berlangsung hingga Mei 2027.***
Share this article
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diketahui memasang ground-based generator di sejumlah Gedung tinggi di Jakarta.