AYOJAKARTA.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, memastikan transparansi penuh dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai pekan depan, para orang tua siswa dijanjikan dapat memantau langsung menu hingga kandungan gizi makanan anak-anak mereka melalui sistem digital.
Langkah ini diambil agar publik, terutama wali murid, bisa mengetahui secara detail distribusi dan kualitas makanan yang diterima anak-anak di sekolah. Sudaryono menjelaskan bahwa sistem ini akan memudahkan orang tua untuk melakukan pengawasan secara mandiri.
"Kami harapkan minggu depan akan bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa. Jadi orang tua siswa bisa mengakses by system itu kemudian anaknya sekolah di mana, sekolah itu dapat makan MBG yang menunya apa, dimasak di dapur mana, dan kepala SPPG-nya siapa," ujar Sudaryono dikutip ayojakarta.com pada Selasa, 28 Juli 2026.

Sistem digital tersebut tidak hanya menampilkan jenis menu harian, tetapi juga informasi mendalam mengenai kandungan gizi yang terkandung di dalamnya.
Data ini nantinya bisa diakses oleh berbagai pihak, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga dinas terkait di pemerintah daerah.
Saat ini, BGN tengah melakukan perbaikan data pada layanan situs web resmi agar persebaran dapur di tingkat kecamatan hingga kabupaten bisa tersaji secara real-time kepada publik.
Bersamaan dengan pengembangan sistem tersebut, Sudaryono juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas lembaga dengan melakukan aksi "bersih-bersih" internal.

Tercatat, per 27 Juli 2026, BGN telah memberhentikan sebanyak 261 pegawai non-ASN yang terdiri dari 224 pegawai dan 37 tenaga ahli akibat pelanggaran disiplin.
"Hukuman ASN P3K itu ada yang j*d* online, ada juga yang tidak disiplin, ada juga yang ada indikasi tadi, ngentit-ngentit duit (korupsi) tadi itu," tegas Sudaryono.***
Share this article
Mulai pekan depan, para orang tua siswa dijanjikan dapat memantau langsung menu hingga kandungan gizi makanan anak-anak mereka melalui sistem digital.