AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons insiden bentrokan maut yang terjadi di Jalan Matraman Dalam dan Jalan Tambak I, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Timur.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Pramono telah melakukan koordinasi dengan bersama aparat TNI dan Polri.
Ia meminta agar aparat dapat menjaga di kawasan Menteng hingga suasana benar-benar aman.
"Kami telah melakukan koordinasi antara TNI, Polri, Pemerintah DKI Jakarta untuk menjaga ini agar kondusif. Karena tagline Jaga Jakarta ini memang kita gunakan bersama dan saya yakin mudah-mudahan sekarang ini yang di lapangan sudah mulai tenang, tidak tersulut lagi dengan hal-hal yang berkembang yang terjadi karena disinformasi," ujar Pramono.

Pramono juga menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda agar konflik tersebut tidak meluas.
Ia menyampaikan, bahwa penanganan kasus ini sepenuhnya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.
Proses penyelidikan dan penyidikan diharapkan bisa berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Pram mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu maupun provokasi yang berpotensi memperkeruh situasi.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk ikut menjaga Jakarta agar situasi tetap aman dan kondusif.
"Sekali lagi saya mengajak, seperti hal yang selalu berulang kali saya sampaikan, Jakarta ini perlu kita jaga bersama-sama, maka Jaga Jakarta menjadi penting dalam kondisi yang seperti ini," ungkapnya.***
Share this article
Proses penyelidikan dan penyidikan kasus bentrok ini diharapkan bisa berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.