AYOJAKARTA.COM -- Tahapan-tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024 kini sudah dimulai.
Saat ini, ketiga pasangan calon (paslon) sudah mulai melakukan kampanye terbuka Pilkada Jakarta 2024 sejak 25 September sampai 23 November 2024.
Setelah masa kampanye selesai, ketiga paslon akan menghadapi pengumutan suara Pilkada Jakarta pada 27 November 2024.
Baca Juga: Sugar, Yes Please ! 32.055 Tiket Maroon 5 Live in Jakarta Ludes Terjual di Livin' by Mandiri
Di masa kampanye Pilkada Jakarta 2024 ini, ketiga paslon yakni Ridwan Kamil (RK)-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana dan Pramono Anung-Rano Karno (Bang Doel) diberi kesempatan untuk memperkenalkan visi misi masing-masing dan juga janji kepada masyarakat Jakarta.
Salah satu janji yang disampaikan dari salah satu paslon adalah ingin menggratiskan stadion Jakarta International Stadium (JIS) untuk Persija pada saat melakukan laga di JIS.
Janji tersebut diucapkan oleh paslon yang dari jalur independen yakni Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Baca Juga: Janji Kampanye Pilgub Jakarta, Kun Wardana Ingin Semua Rumah Warga Bisa Terkoneksi Internet Gratis
“Kami akan mengkaji bagaimana baiknya agar JIS bisa dipakai oleh, bisa dinikmati oleh penggemar Persija, kalau memang memungkinkan anggaran ada, maka kalau perlu kita gratiskan” ucap Dharma Pongrekun.
Lalu, uang dari mana untuk menggratiskan JIS? Apakah janji tersebut masuk akal?
Menurut Jubir Dharma Pongrekun-Kun Wardhana, Fernando Silalahi yang dimaksud menggratiskan adalah dilihat dari setiap pertandingan dan dari wilayah misalnya pertandingan pada saat itu yang digratiskan wilayah Jakarta Selatan.
“Jadi sebenarnya yang dimaksud menggratiskan itu kita lihat setiap pertandingan ya jadi kalau saya tidak salah itu suporter Jakmania ini kan ada hampir 80.000 Kalau saya tidak salah, yang tercatat 140.000” ucapnya dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Official iNews, pada Sabtu, 28 September 2024.
“Nah jadi kalau penonton misalnya pertandingan antara Persija melawan Persib semisalnya gitu, mungkin yang digratiskan mungkin kawasan Jakarta Selatan ya kan supaya apa, yang penonton yang lain juga diberi kesempatan” lanjutnya.
Ia juga mengatakan hal tersebut juga tergantung dari kapasitas tiket pada saat pertandingan di JIS.
“Jadi setiap ada pertandingan dibuat perbedaan ya bukan berarti apa tergantung juga kapasitas dari ketersediaan dari tiket” ujarnya.
Fernando juga mengatakan jika penonton diperkirakan banyak maka akan dilihat lagi.
“Jali gini artinya kalau misalnya penonton diperkirakan banyak ya kan Ya kita lihat juga nanti dibilang orang hanya memperdulikan Jack Mania sementara orang juga maunya nonton bola juga” ucapnya.
Lalu, ketika ditegaskan jubir Dharma Pongrekun tersebut menegaskan bahwa tiket JIS akan digratiskan untuk penonton Jakmania di setiap pertandingan.
“Artinya singkat cerita belum tentu digratiskan seperti itu ya” tanya moderator.
“Gratis, sudah pasti gratis di setiap pertandingan” ucap jubir tersebut.

Share this article
Dharma Pongrekun-Kun Wardana ingin menggratiskan stadion Jakarta International Stadium (JIS) untuk Persija pada saat melakukan laga di JIS.