AYOJAKARTA.COM — Sempat menjadi kendaraan politik menuju kursi Gubernur di 2017, PKS tidak lagi mengusung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024.
Menghadapi pertarungan politik dalam ajang Pilkada Jakarta 2024, PKS berencana menugaskan para kader terbaiknya untuk maju dalam kontestasi.
Namun demikian, PKS meyakini Anies Baswedan akan tetap memberi dukungan bagi para kadernya untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024 mendatang.
Pernyataan terkait absennya dukungan PKS terhadap Anies dalam laga Pilkada 2024 tersebut disampaikan Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi.
“Nanti Pilkada Jakarta kita usahakan dari internal PKS, ada beberapa nama Sohibul Iman, Pak Syaikhu, ada Pak Mardani,” ungkap Habib Aboe, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat, 3 Mei 2024.
Baca Juga: Sejumlah Nama Besar Masuk Bursa Pilgub Jakarta, Anies Baswedan dan Ahok Siap Bersaing Kembali?
Lebih lanjut, Sekjen PKS menilai Anies merupakan figur pemimpin besar sehingga akan memberi kesempatan bagi kadernya untuk maju dalam Pilkada.
Namun demikian, Habib Aboe memastikan keputusan untuk tidak mencalonkan Anies tidak bersifat mutlak, karena perlu menyesuaikan dengan dinamika politik.
Absennya dukungan PKS terhadap Anies, menurut Pakar Politik Ujang Komarudin sebagai wujud timbal balik politik antara PKS dengan Anies.
Berperan sangat banyak dalam mengantarkan ke kursi DKI Satu, PKS juga selalu memberi dukungan konstitusional terhadap kepemimpinan Anies.
Selain berperan banyak di pemerintahan Gubernur Anies, PKS juga memberi dukungan maksimal dalam kontestasi Pilpres Februari 2024 lalu.
Karenanya, Ujang menilai merupakan hal wajar jika PKS berusaha memastikan agar Anies bersedia memberi dukungan kepada para kadernya.
“Sangat wajar ketika PKS meminta atau menagih agar Anies mendukung kandidat atau figur yang akan diusung di Pilkada nanti,” jelas Ujang.
Baca Juga: Soal Pilkada DKI, PKS: Kasih Kesempatan Anies untuk Mengantarkan Orang PKS Jadi Gubernur Jakarta
Sebelumnya, nama Anies sempat menjadi sorotan setelah sejumlah tokoh dikabarkan masuk dalam bursa kontestasi Pilkada.
Pernyataan terkait peluang masuknya Anies sebagai kontestan peserta Pilkada, juga sempat diungkap oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh.
Menurut Surya Paloh, masuknya nama Anies sebagai kandidat dalam Pilkada Jakarta masih memungkinkan untuk dilakukan.
Selain menunggu perkembangan dan situasi politik, perhelatan Pilkada menurut Surya Paloh memerlukan banyak pertimbangan.
“Pilkada DKI memang kita lihat nanti, nggak usah bicara dulu, probability melibatkan Anies masih ada,” jelas Surya Paloh kepada awak media.
Dipasang untuk mendampingi Anies, nama Ahmad Sahroni juga sempat digadang akan mengemban tugas dari Partai NasDem untuk maju dalam Pilgub Jakarta.
Meski terlihat berbeda pandangan perihal keikutsertaan Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta, Partai NasDem dengan PKS masih melakukan banyak pembicaraan.***

Share this article
PKS meyakini Anies Baswedan akan tetap memberi dukungan bagi para kadernya untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024 mendatang.