AYOJAKARTA.COM - Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka ikut merespons soal pernyataan bakal calon presiden Anies Baswedan soal 'Konoha-Wakanda'.
Dimana pernyataan Anies Baswedan yang membawa-bawa kalimat 'Konoha-Wakanda' itu berkaitan dengan kebebasan pendapat yang ada di Indonesia.
Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapan terkait pernyataan pada pidato Anies Baswedan tersebut dan menyatakan tidak setuju.
Baca Juga: Tetap Tenang dengan Melakukan Butterfly Hug, Yuk Cari Tahu Manfaat dan cara Melakukannya
Pasalnya menurut Gibran, kebebasan berpendapat di Indonesia masih sangat longgar terbukti dengan masih banyaknya cacian dan hinaan yang dilontarkan banyak masyarakat melalui media sosial (medsos).
Bahkan dirinya sendiri mengaku menjadi korban hinaan dan cacian para warganet serta sering mendapat lontaran fitnah dari mereka.
Sehingga menurut Gibran, apa yang disampaikan Anies Baswedan saat pidato terbilang cukup keliru, nyatanya masyarakat hingga saat ini masih bebas mengutarakan pendapatnya di media apapun termasuk medsos.
Gibran pun justru berbalik menyindir tentang pernyataan Anies tersebut soal 'Konoha-Wakanda' yang berarti itu bukanlah ada di Indonesia.
Baca Juga: Ini Link Nonton Film Horor Talk To Me Lengkap Sinopsis Sekelompok Remaja yang Bisa Memanggil Roh
"Pak Anies bilang gitu? Berarti bukan di Indonesia to, Konoha dan Wakanda to ya," ujar Gibran seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (31/8/2023).
Anies yang menyuarakan bahwa kebebasan demokrasi di Indonesia buruk pun ditepis oleh Gibran.
Di Indonesia saat ini demokrasi masih bebas dilakukan asal bisa diikuti dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Orang-orang dinilai takut untuk bersuara dan mengutarakan apa yang menjadi pendapat mereka sebagai hak demokrasi.
Tetapi menurut Gibran, pernyataan tersebut sudah keliru, setiap hari ia bahkan telah mendapat banyak kata-kata tak pantas dari media sosial.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Karakter Orang yang Lahir di Hari Kamis Menurut Astrologi, Punya Jiwa Petualang Tinggi?
Sebelumnya, pada kuliah kebangsaan yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Anies Baswedan sempat menyinggung soal buruknya kebebasan berpendapat di negara 'Konoha-Wakanda' yang seolah tengah menyindir demokrasi pada pemerintahan Indonesia saat ini.
Anies mengutarakan bahwa masyarakat merasa takut berpendapat karena banyak pasal-pasal khususnya pada Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang seolah menjebak masyarakat saat berpendapat.
Apalagi jika pendapatnya ditujukan bagi pemerintah Indonesia, maka akan dikenakan pasal-pasal karet dari UU ITE dan salah satunya dengan dalih pencemaran nama baik.
Pernyataan Anies tersebut pun mulai menuai pro dan kontra dari banyak pihak.***

Share this article
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka ikut merespons soal pernyataan bakal calon presiden Anies Baswedan soal 'Konoha-Wakanda'